SketsaNusantara.id - Dunia hiburan dan komedi tanah air kembali berduka. Komedian senior legendaris, Topan Sugianto, dikabarkan meninggal dunia pada hari Kamis, 27 Agustus 2026.
Kabar duka ini disampaikan melalui akun Instagram Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Diketahui, Topan wafat pada usia 71 tahun di Kepanjen, Kabupaten Malang.
Kepergian sang pelawak Jawa Timuran ini tak hanya meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, tetapi juga masyarakat Indonesia dan para pecinta seni tradisional era 90-an.
"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Turut berduka cita atas berpulangnya Topan Sugianto, seniman Jawa Timur," tulis akun media sosial Pemprov Jatim, dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @jatimpemprov.
"Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi masa duka ini Selamat jalan, Bapak Topan Sugianto. Karya dan dedikasi Anda akan selalu dikenang," ucapnya.
Ucapan belasungkawa disampaikan dari berbagai pihak, termasuk dari para publik figur dan rekan komedian yang mengenal almarhum.
Berpulangnya Topan kembali mengingatkan publik pada sosok komedian yang kerap menghibur di atas panggung komedi bersama Sugeng Winarso atau yang akrab disapa Leysus.
Profil dan Awal Perjalanan Karir Topan Sugianto
Topan Muhammad Sugianto merupakan seorang pelawak kelahiran 12 April 1956. Sejak usia muda, ia merintis karir di dunia komedi tradisional melalui Ketoprak Siswo Budoyo Tulungagung.
Pria asal Malang itu mulai terjun menjadi komedian pada tahun 1992. Bakatnya melawak dengan celetukan khas Jawa Timuran yang lugas dan spontan, berhasil menghibur penonton dan membuatnya namanya makin dikenal luas di dunia hiburan.
Keberhasilan Topan tidak lepas dari kekompakan yang dibangun bersama adik kandungnya, Leysus yang terjun beberapa tahun lebih dulu di dunia komedi tradisional.
Kakak-beradik ini kemudian membentuk duo komedi Topan & Leysus. Keduanya cukup populer menjadi salah satu ikon komedi Jawa Timuran yang penampilannya kerap mencuri perhatian.