"Sekarang industri kreatif tak lagi berada di pinggiran. Kita sekarang berada di barisan terdepan bersama industri strategis lainnya yang ikut serta menggerakkan bangsa ini," ujarnya dengan berlinang air mata.
Menutup pidatonya, Nagita mengatakan bahwa pencatatan saham perdana ini bukan sekadar langkah bisnis, melainkan bentuk kepercayaan jutaan masyarakat kepada RANS Entertainment.
"Hari ini kami bukan sekadar mencatatkan saham, tetapi juga mencatatkan kepercayaan dari jutaan masyarakat Indonesia. Hari ini kami membuka pintu selebar-lebarnya kepada masyarakat Indonesia," ucapnya.
"Dengan segala kerendahan hati, kami memohon doa restu untuk melangkah bersama. Dari sini para investor, mitra, dan seluruh masyarakat membuka babak baru dalam perjalanan RANS. Terima kasih," pungkasnya.
Pejalanan RANS Entertainment: Berawal dari Garasi Rumah hingga Jadi Perusahaan Terbuka
Perjalanan RANS Entertainment dimulai pada tahun 2016 sebagai kanal YouTube keluarga milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Berbekal kamera sederhana dan tim kecil yang bekerja dari garasi rumah, RANS perlahan berkembang menjadi salah satu perusahaan media digital terbesar di Indonesia.
Kanal YouTube RANS berhasil menembus 10 juta pelanggan dan memperoleh Diamond Play Button dari YouTube pada tahun 2019, hingga meraih Panasonic Gobel Awards sebagai Favorite Digital Content Creator.
Bisnis tersebut terus berkembang ke berbagai sektor, mulai dari animasi melalui RANS Animation Studio, pengembangan intellectual property (IP), produk konsumen, teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), hingga dipercaya bekerja sama dengan lebih dari 300 merek global.
Resmi IPO, RANS Langsung Menyentuh ARA pada Hari Pertama di Bursa Efek
Antusiasme investor terhadap saham RANS terlihat sejak hari pertama perdagangan. Usai resmi melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia, saham PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) langsung melonjak hingga menyentuh batas atas atau Auto Rejection Atas (ARA).
Saham yang ditawarkan dengan harga Rp170 per lembar itu ditutup menguat sekitar 34,12 persen menjadi Rp228 per lembar saham pada perdagangan perdana.
Dalam IPO ini, RANS menawarkan 2,525 miliar saham baru atau sekitar 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan target penghimpunan dana mencapai Rp429,25 miliar.