Dhira mengungkapkan bahwa selama mengerjakan proyek tersebut, ia banyak mendengarkan lagu dangdut, termasuk "Bisik-Bisik Tetangga" yang dipopulerkan oleh Ratu Dangdut Indonesia, Elvy Sukaesih.
Lagu tersebut membantunya memahami energi, suasana, dan karakter khas musik dangdut yang ingin ditampilkan dalam ilustrasi.
Tak hanya itu, Dhira juga terkesan dengan penampilan Elvy Sukaesih saat berkolaborasi dengan grup musik asal Jepang, Tokyo Ska Paradise Orchestra.
Menurutnya, kolaborasi tersebut berhasil menggambarkan bagaimana dangdut mampu beradaptasi dengan berbagai genre musik tanpa kehilangan identitasnya. "Penampilan (Elvy Sukaesih) sama Tokyo Ska Paradise, itu best banget sih," katanya.
Selain musik, inspirasi visual juga datang dari budaya yang kerap ditemui Indonesia. Bersama tim art director Google, Dhira melakukan riset mengenai estetika dangdut, termasuk warna-warna yang sering muncul pada panggung hiburan rakyat dan stiker truk Pantura.
3. Google Doodle Perkenalkan Dangdut kepada Dunia pada Peringatan Hari Musik Dunia 2026
Google menjelaskan bahwa Doodle tahun ini dibuat untuk merayakan dangdut sebagai salah satu genre musik rakyat Indonesia yang unik dan dinamis.
Dalam laman resminya, Google menyebut dangdut lahir dari perpaduan berbagai pengaruh budaya, mulai dari musik Indonesia, film India, musik Melayu, hingga sentuhan musik Arab yang kemudian membentuk identitas khasnya sendiri.
Karakter ritmis yang kuat membuat dangdut berkembang menjadi salah satu genre musik paling populer di Indonesia dan dicintai lintas generasi.
Melalui Doodle yang tampil secara global pada Hari Musik Dunia 2026, Google sekaligus memperkenalkan dangdut kepada jutaan pengguna internet di berbagai negara.
Bagi Dhira, kesempatan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena karya ilustrasinya dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke panggung internasional.
"Musik ini benar-benar lintas generasi yang bisa menyatukan Indonesia. Dan sekarang Google ingin menyorot dangdut untuk World Music Day, ini sesuatu yang keren banget," ujarnya.
Tampilan Google Doodle "Rayakan Dangdut" pun menjadi bukti bahwa musik dangdut bukan hanya bagian dari identitas budaya Indonesia, tetapi juga memiliki daya tarik yang mampu dikenalkan kepada dunia melalui platform global seperti Google.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini