showbiz

Benarkah Sarwendah Kehilangan Rp20 Miliar Usai Vakum Jualan Online? Pernyataan Terbaru Kuasa Hukum Jadi Sorotan

Minggu, 21 Juni 2026 | 17:59 WIB
Sarwendah yang pada awalnya dikenal publik sebagai sosok penyayang dan baik justru mendadak berbanding terbalik dengan kelakuan kontroversialnya baru-baru ini. (Instagram.com/@sarwendah29)

SketsaNusantara.id - Kabar mengenai kerugian fantastis yang disebut dialami Sarwendah kembali menjadi perhatian publik.

Penyanyi sekaligus pebisnis itu dikabarkan mengalami kerugian hingga Rp20 miliar setelah mengurangi aktivitas berjualan online di tengah polemik yang berkembang di media sosial.

Informasi tersebut ramai diperbincangkan setelah muncul berbagai spekulasi terkait dampak respons negatif warganet terhadap video permintaan maaf yang sempat menjadi sorotan. Namun, pihak Sarwendah memberikan penjelasan berbeda terkait kabar yang beredar tersebut.

Baca Juga: Denny Darko Soroti Hubungan Sarwendah dan Giorgio Antonio di Tengah Kontroversi, Begini Ramalannya Terhadap Masa Depan Keduanya

Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, Sarwendah membantah angka kerugian yang ramai disebut mencapai Rp20 miliar. Menurutnya, informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

“Saya pikir, soal rugi Rp20 miliar itu hoaks ya. Tidaklah, enggak seperti itu. Klien kami ini jujur tidak menghitung-hitung hal-hal seperti itu,” kata Chris Sam Siwu pada 20 Juni 2026.

Chris menjelaskan, kliennya memang mengurangi sejumlah aktivitas yang biasa dijalankan. Namun, kondisi tersebut tidak bisa langsung disimpulkan sebagai kerugian dengan nominal sebesar yang ramai diberitakan.

Baca Juga: Ruben Onsu Ancam Tunda Nafkah Ratusan Juta untuk Sarwendah, Alasannya Bukan Soal Uang tapi Karena Tak Bisa Bertemu Anak

Meski demikian, dia tidak menampik bahwa polemik yang berkembang turut memberikan dampak materiil terhadap Sarwendah. Hanya saja, menurut perkiraannya, jumlah kerugian tersebut tidak sampai menyentuh angka Rp20 miliar.

Selain isu kerugian, beredar pula rumor mengenai sejumlah merek atau brand yang disebut menghentikan kerja sama dengan Sarwendah. Kabar tersebut muncul seiring munculnya ajakan boikot dari sebagian warganet.

Chris Sam Siwu membantah kabar tersebut. Dia memastikan kerja sama dengan berbagai pihak masih berjalan dan tidak ada gelombang pemutusan kontrak sebagaimana yang ramai dibicarakan.

“Enggak ada. Masih banyak kok yang kerja sama dengan Sarwendah. Cuma sekarang dihold dulu sampai masalahnya selesai,” tuturnya.

Menurut penjelasan kuasa hukum, beberapa kerja sama yang ada saat ini hanya ditunda sementara hingga situasi yang berkembang mereda. Karena itu, isu mengenai banyaknya brand yang meninggalkan Sarwendah disebut tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Di tengah berbagai pemberitaan dan perbincangan publik, Chris mengatakan Sarwendah memilih untuk tidak terus terfokus pada polemik yang berkembang. Fokus utamanya saat ini disebut berada pada keluarga, khususnya anak-anaknya.

Halaman:

Tags

Terkini