Lukisan tersebut ternyata mengandung makna mendalam tentang perjuangan kemanusiaan dalam peristiwa Jalan Salib dengan memakai tokoh punakawan. Perjalanan ini merangkum rangkaian peristiwa penyelamatan manusia yang ada dalam Alkitab.
"Saya menafsir satu peristiwa ikonik tentang perjuangan kemanusiaan, peristiwa Jalan Salib itu," ujar Butet dilansir dari unggahan akun Instagram @kompascom pada hari Kamis, 18 Juni 2026.
"Saya memvisualkan dengan menggunakan idiom tradisional Jawa yang memakai tokoh-tokoh Punakawan sebagai pewarta pesan-pesan filsafat," tuturnya.
Butet juga merasa senang karena Paus Leo XIV ikut menyambut baik karya tersebut. Seniman berusia 64 tahun itu juga menegaskan bahwa pesan yang dibawa dalam lukisannya tidak hanya ditujukan untuk umat Katolik dan dapat dimaknai lintas iman.
"Dia (Paus Leo XIV) sangat senang. Dia tidak pernah melihat ada pemikiran seperti itu. Ada orang dari belahan negara lain bisa melakukan tafsir seperti itu," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini