showbiz

Raffi Ahmad Beberkan Kronologi Lengkap hingga Namanya Terseret Kasus Blueray Cargo, Diduga Ada Kesalahpahaman Gara-Gara Pengiriman Foto

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:41 WIB
Raffi Ahmad didampingi pengacara Hotman Paris Hutapea menjelaskan kronologi usai namanya ikut disebut dalam kasus Blueray Cargo (Instagram/raffinagita1717)

Usai mengikuti maraton, mereka melanjutkan perjalanan ke New York dan menyempatkan diri bertemu dengan warga Indonesia yang tinggal di Amerika.

Kehadiran Raffi disambut baik dan bahkan banyak yang meminta foto bareng dari sejumlah pengunjung. Namun, secara tidak sengaja ia bersama rombongannya secara tidak sengaja berfoto di depan kantor Blueray Cargo yang ada di Amerika Serikat.

"Kita datang ke restoran Awang Kitchen di Queens, New York. Di seberang jalan restoran itu ada toko klontong jual produk-produk Indonesia dan ternyata pas sebelah dekat toko itu juga ada kantor Blueray Cargo," jelas Raffi.

Saat berada di lokasi tersebut, Raffi dan teman-temannya ikut diminta foto bersama penggemar dan karyawan Blueray Cargo. Hal ini lah yang ternyata menjadi awal mula namanya dikaitkan dengan kasus yang kini tengah bergulir.

"Nah ini fotonya karena ada yang minta foto. Masa iya saya nggak boleh foto? Akhirnya foto bareng saya, Ariel, Desta sama Gading," tuturnya sambil menunjukkan foto bersama di sebelah kantor bertuliskan Blueray Cargo.

Baca Juga: Terseret dalam Sidang Dugaan Suap Impor Barang, Raffi Ahmad Beri Penjelasan dan Ungkap Langkah Hukum yang Diambil

Setelah berfoto, Raffi mengaku sempat dihampiri seseorang yang menawarkan jasa pengiriman barang dari Amerika Serikat ke Indonesia. Raffi mengaku hanya merespons secara singkat tanpa ada niat melakukan transaksi.

"Habis foto, saya ditawarin, 'Aa Raffi kalau mau kirim barang atau pesan iPhone ke Indonesia bisa lewat kita'. Ya masa saya ditawarin terus nolak mentah-mentah?" ungkapnya.

"Saya cuma jawab, 'oh iya, oke'. Udah gitu basa-basi aja, nggak ada kita mau pesan-pesan laptop, apalagi waktu itu memang baru keluar iPhone terbaru," katanya.

Namun, menurut Raffi, respons basa-basi tersebut diduga disalahartikan oleh pihak yang menawarinya. Ia mengaku tidak pernah bertukar nomor telepon, tidak menyimpan kontak, bahkan tidak mengenal identitas orang tersebut.

"Saya nggak kenal orangnya, nggak ada tukeran kontak, nggak ada WhatsApp-an. Habis foto ya sudah, selesai kita pulang habis touring sama the Dudas Minus One," terangnya.

"Nah saya terus bingung kenapa kok tiba-tiba nama saya ada disebut di kasus ini ya. Karena saya kan nggak tahu kalo kantor itu ternyata bermasalah terus ketangkep (OTT KPK)," ujarnya.

Belakangan, ketika kasus Blueray Cargo mencuat yang bermula dari ponsel salah satu pihak diperiksa penyidik, dan ditemukan foto Raffi Ahmad saat berada di lokasi tersebut.

Menurut Raffi, dari penemuan foto tulah muncul kesalahpahaman hingga diduga dirinya merupakan calon pelanggan perusahaan tersebut.

"Nah katanya ada foto saya yang dikirim karyawan ke handphone bosnya (dari pihak Blueray Cargo). Terus mereka cerita ke oknum (bos Blueray Cargo) kalau Raffi mau pesan barang. Padahal kan saya cuma basa-basi aja itu, nggak ada transaksi apa-apa," ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini