"Lu potong-potong komentar gue dan bikin narasi seolah-olah lu yang paling bener," kata Roby.
Namun tudingan itu langsung dibantah oleh Eza. Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikannya berdasarkan fakta dan mengaku sudah tidak sabar untuk bertemu Roby di atas ring.
"Yang potong komen siapa? Apa yang gue sampaikan semua itu juga udah berdasarkan fakta. Jadi gue nggak sabar mau ketemu lo, buat tanding di atas ring tanggal 28 nanti," balas Eza dalam unggahannya hari Senin, 8 Juni 2026 kemarin.
Sejak saat itu, perseteruan di antara keduanya mulai mencuri perhatian publik, terutama karena duel mereka memang sudah dijadwalkan dalam ajang tinju dalam waktu dekat.
Keduanya kemudian menggelar Konferensi Pers namun situasi berubah memanas ketika terjadi adu jotos di ahadapan publik.
Konferensi Pers Berubah Jadi Ajang Adu Jotos
Puncak ketegangan terjadi saat konferensi pers dan sesi face-off menjelang pertandingan tinju tersebut pada Selasa, 9 Juni 2026.
Awalnya, acara berlangsung seperti konferensi pers pada umumnya. Namun suasana mulai berubah ketika Eza kembali menyinggung konflik pribadi yang belum selesai dengan Roby.
Dalam kesempatan itu, Eza meminta Roby untuk memberikan kejelasan mengenai masalah yang selama ini terjadi di antara mereka.
"Kita ketemu di basement, memang kita belum ada waktunya saja. Masalah kita belum kelar, tetapi terserah lo maunya gimana? Permasalahan kita belum selesai. Mumpung lo ada di sini, berhubung kita lagi bertemu. Lo maunya salaman saja atau mau gimana ini urusan kita?" kata Eza.
Roby yang berada di sisi berlawanan mengaku tidak nyaman karena menurutnya konferensi pers bukan tempat yang tepat untuk membahas persoalan pribadi.
"Eza, gue paling malas. Lo datang ke sini, kemudian membawa masalah dan nantangin gue. Lo mau ketemu gue di ring it's oke, tetapi ini kan event gue. Jadi, ngapain lo ikut campur?" jawab Roby.
Jawaban tersebut justru membuat suasana semakin panas. Perlahan tapi pasti, Eza kemudian menantang Roby untuk turun dan berhadapan tatap muka langsung dengannya.