SketsaNusantara.id - Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan setelah keduanya mengunggah kalimat yang memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet.
Sebagaimana diketahui, Ruben dan Sarwendah belakangan ini tengah berada dalam huru-hara soal masalah nafkah anak pasca bercerai sejak bulan September 2024 lalu.
Sarwendah membeberkan bahwa mantan suaminya tak lagi melakukan kewajibannya menafkahi anak-anak. Padahal, dalam kesepakatan perceraian disebutkan bahwa Ruben akan menanggung biaya pendidikan sang buah hati hingga lulus kuliah.
Tak hanya itu, Sarwendah juga mengaku masih didatangi debt collector yang menagih hutang aset mobil milik perusahaan Ruben dan seharusnya hal tersebut bukan tanggungannya lagi setelah bercerai.
Melalui akun Threads miliknya, Sarwendah belum lama ini curhat dalam unggahannya yang menyinggung soal 'menutup aib suami' hingga menjalani hidup tanpa menyakiti orang lain.
Tak hanya itu, mantan personel girlband Cherrybelle itu juga ingin fokus untuk memenuhi kebutuhan anak hingga menyinggung soal hutang.
"Di agama apa pun, dalam pernikahan menutup aib suami adalah ibadah. Saya hanya melakukan kewajiban sebagai istri." tulisnya dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan di akun Threads @sarwendah29 pada hari Senin, 1 Juni 2026.
"Memulai lagi hidup dengan hati bersih tanpa menyakiti orang lain. Fokus terhadap kehidupan dan fakta. Kebutuhan anak banyakk, mending fokus kerja keras tanpa berhutang," pungkasnya.
Sementara itu, dalam unggahan Instagramnya, Ruben mengunggah pesan tentang pentingnya berhati-hati dalam memilih pertemanan.
"Bertemanlah dengan siapapun, tapi ingat jangan pernah kembali bersama orang yang pernah memburukkan namamu! Sepakat," tulisnya dalam unggahan story di akun Instagram @ruben_onsu, dikutip pada hari Selasa, 2 Juni 2026.
Lebih lanjut, presenter kondang berusia 42 tahun itu juga menyinggung soal 'pengembalian hak' yang diambil darinya.
"Sesungguhnya Allah tidak melupakan orang yang zalim kepadamu dan orang-orang yang membuatmu bersedih, serta orang yang menyakitimu. Maka yakinlah bahwa hak-hak akan dikembalikan suatu hari nanti," imbuhnya.