showbiz

Nama Lesti Kejora Kembali Disalahgunakan, Pelaku Diduga Manfaatkan Data Korban untuk Pinjaman Online dan Modus Lain

Minggu, 31 Mei 2026 | 21:30 WIB
Potret Lesti Kejora. (Instagram/lestikejora)

SketsaNusantara.id - Nama penyanyi dangdut Lesti Kejora kembali menjadi sasaran pencatutan identitas di media sosial. Kali ini, nama dan identitas sang pedangdut disebut digunakan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk menjalankan berbagai modus penipuan yang menyasar masyarakat.

Kasus tersebut menjadi perhatian karena pelaku memanfaatkan popularitas Lesti untuk memperoleh kepercayaan calon korban. Tidak sedikit masyarakat yang diduga menjadi sasaran setelah menemukan akun-akun yang menggunakan nama serta identitas sang penyanyi.

Peringatan terkait modus tersebut disampaikan agar masyarakat lebih berhati-hati saat berinteraksi dengan akun yang mengatasnamakan publik figur. Terutama jika akun tersebut meminta data pribadi atau mengarahkan komunikasi ke platform lain.

Baca Juga: Nama Lesti Kejora Dicatut untuk Penipuan Online, Publik Diminta Waspada dan Segera Melapor

Sadrakh Seskoadi mengungkapkan bahwa saat ini terdapat banyak akun TikTok yang memakai nama Lesti Kejora untuk menarik perhatian pengguna media sosial. Akun-akun tersebut disebut sengaja dibuat menyerupai identitas sang pedangdut agar terlihat meyakinkan.

Menurutnya, para pelaku biasanya mencantumkan nomor WhatsApp pada akun yang mereka gunakan. Langkah itu dilakukan untuk mengarahkan calon korban agar melanjutkan komunikasi di luar platform media sosial.

Setelah komunikasi berlangsung melalui WhatsApp, berbagai modus kemudian dijalankan. Salah satu cara yang disebut sering digunakan adalah meminta korban memberikan data pribadi dengan berbagai alasan.

Baca Juga: Penggemar Lesti Kejora Diminta Waspada, Polisi Kantongi Akun TikTok Penipu yang Minta Nomor Telepon dan Data Pribadi

Selain itu, pelaku juga menawarkan sejumlah keuntungan finansial kepada calon korban. Dalam beberapa kasus, masyarakat dijanjikan berbagai keuntungan yang diklaim berkaitan dengan Lesti Kejora.

Tidak hanya itu, pelaku juga disebut menawarkan merchandise yang dikatakan berasal dari sang penyanyi. Tawaran tersebut digunakan untuk meyakinkan korban agar mengikuti instruksi yang diberikan.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku bahkan diduga menyamar sebagai Lesti Kejora. Dengan menggunakan identitas yang menyerupai sang pedangdut, mereka berupaya membangun kepercayaan korban sebelum meminta informasi pribadi.

Data yang berhasil diperoleh kemudian diduga dimanfaatkan untuk berbagai tindakan yang merugikan. Salah satu yang disorot adalah penggunaan data tersebut untuk pengajuan pinjaman online tanpa sepengetahuan pemilik data.

“Setelah data tersebut dikumpulkan oleh para penipu ini, kemudian mereka menggunakan data itu salah satunya untuk pinjol. Kerugian cukup bervariasi dari puluhan hingga ratusan juta rupiah,” kata Sadrakh Seskoadi.

Kerugian yang dialami korban disebut tidak sama. Ada korban yang mengalami kerugian dalam jumlah puluhan juta rupiah. Namun, terdapat pula kasus yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.

Halaman:

Tags

Terkini