“Butuh puluhan tahun sampai akhirnya gue bisa bangun rumah itu. Jadi banyak banget sejarahnya karena gue membangunnya pakai duit sendiri. Jadi tidak ada uang rakyat yang gue pakai untuk membangun rumah itu,” kata Uya Kuya.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk menegaskan asal-usul pembangunan rumah. Selain itu, ia juga menekankan nilai personal yang melekat pada bangunan tersebut. Hal ini menjadi alasan rumah tetap dipertahankan.
Saat ini, proses renovasi masih terus berjalan. Belum ada kepastian kapan pengerjaan akan selesai. Perkembangan selanjutnya masih menunggu hasil perbaikan yang sedang dilakukan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!