showbiz

Tidak Melaporkan Sendiri, Rossa Buka Suara Siapa yang Merusak Namanya Lewat Isu Oplas

Rabu, 22 April 2026 | 18:00 WIB
Potret artis Rossa diisukan oplas (Instagram @itsrossa910)

SketsaNusantara.id - Rossa akhirnya angkat bicara terkait langkah hukum yang diambil terhadap sejumlah akun media sosial.

Ia diketahui telah melaporkan sejumlah akun yang menyebarkan fitnah tentang dirinya telah gagal melakukan operasi plastik (oplas). 

Di media sosial yang viral, bahkan tersebar banyak foto-foto dirinya dengan wajah berbeda dengan narasi wajah Rossa rusak karena gagal oplas hingga ia kehilangan banyak job.

Baca Juga: Rossa Kembali ke Bareskrim, Laporkan Penggunaan Lagu Tanpa Izin dan Seret Sejumlah Akun Media Sosial ke Ranah Hukum

Lewat kanal YouTube C8 Podcast yang dipandu Ivan Gunawan, Rossa hadir langsung dan berbicara langsung secara blak-blakan untuk pertama kali terkait kasus nya saat ini.

Salah satu artis papan atas tanah ini awalnya mengaku heran ketika dirinya di rumorkan akan hal yang menurut pengakuannya tak dilakukannya.

"Apa sih gue?," tanya Rossa terkait fitnah terhadap dirinya yang hanya seorang penyanyi dan tak pernah ikut politik hingga ia harus difitnah sedemikian rupa.

Baca Juga: Rossa Layangkan Somasi ke Puluhan Akun, Fitnah Operasi Plastik Viral Disebut Terstruktur dan Siap Dibawa ke Polisi

Namun dari sana kemudian Rossa menjelaskan bahwa ia sebetulnya berniat membiarkan saja isu-isu liar tersebut, namun pihak management-nya mendesak untuk melaporkan saja.

"Kalau aku pribadi enggak terlalu ambil pusing, kalau management justru yang mendorong untuk melaporkan," imbuhnya.

Sebab fitnahan itu terus berlanjut secara beruntun tanpa henti dengan tuduhan yang sama dan betimans pada pekerjaannya.

Sehingga ia akhirnya ia setuju ketika pihak management ambil langkah untuk melaporkan akun-akun tersebut.

Akhirnya pihak management Rossa dengan tim kuasa hukum melaporkan 70 akun yang terbukti menyebarkan hoax dan narasi menyesatkan soal penampilannya.

Rossa juga menyuarakan pendapatnya mengenai motif di balik maraknya akun-akun yang menyebarkan berita bohong.

Halaman:

Tags

Terkini