showbiz

Putrinya Jadi Saksi, Zaskia Adya Mecca Ungkap Jalannya Sidang Lanjutan Kasus Penganiayaan Asistennya yang Digelar Tertutup di Pengadilan Militer

Kamis, 16 April 2026 | 12:00 WIB
Potret Zaskia A. Mecca dampingi Kala yang dihadirkan jadi saksi dalam persidangan kasus penganiayaan asisten oleh oknum TNI di Pengadilan Militer II-08 Jakarta (Instagram/zaskiadyamecca)

Meski demikian, Bia menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya.

"Sanksi hukum sudah dijalankan, jadi, biar semua sesuai dengan porsinya. Kami hormati proses hukum yang terus berjalan, dari pihak pelaku juga sudah memberikan itikad baik sehingga itu sudah dianggap cukup," tuturnya.

Kehadiran Kala sebagai saksi menjadi momen penting dalam persidangan, mengingat ia adalah saksi mata langsung dari kejadian tersebut.

Sebelumnya, Zaskia mengungkap bahwa putrinya sempat mengalami trauma berat. Selain rasa takut, Kala juga beberapa kali mengalami gangguan fisik seperti sesak napas yang diduga berkaitan dengan kondisi psikologisnya.

Hal inilah yang membuat keluarga memberikan pendampingan khusus, termasuk terapi dengan psikolog, agar kondisi Kala bisa pulih secara bertahap.

Menariknya, Zaskia juga ikut mengajak anak-anaknya untuk memberikan dukungan moril saat mendampingi Kala menjalani sidang.

Baca Juga: Terungkap! Pelaku Pemukulan Faisal, Karyawan Zaskia Adya Mecca Benar Anggota TNI, Haykal Kamil Singgung Proses Hukum

"Hari ini, sidang pemeriksaan saksi untuk Kala karena dia masih kecil. Jadi aku sama Mas Hanung berpikir, gimana supaya Kala nggak tegang dan merasa lingkungannya nyaman," kata Zaskia di hadapan awak media.

"Aku pengen anak-anak bisa dampingin. Selain support moril, kita juga pengen satu keluarga terbiasa kalau nanti ada satu hal yang membutuhkan, semua hadir untuk menemani," pungkasnya.

Sidang lanjutan ini menjadi bagian dari proses hukum kasus pemukulan karyawan Zaskia Adya Mecca yang terjadi bulan September 2025 lalu.

Pelaku merupakan oknum anggota TNI Angkatan Darat berinisial Praka NC yang saat ini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Denpom Jaya 2 Cijantung.

Pemukulan dipicu kesalahpahaman, diduga karena pelaku tak terima Faisal memperingatkan dengan membunyikan klakson saat berkendara di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kasus ini ramai jadi sorotan publik karena tindak kekerasan tersebut juga berdampak langsung pada kondisi mental seorang anak.

Tindakan oknum TNI dalam kasus ini menciptakan rasa tidak aman dan keresahan di tengah masyarakat. Kejadian ini sekaligus menjadi peringatan untuk memperhatikan pentingnya perlindungan terhadap anak.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini