SketsaNusantara.id - Konten kreator Steven Wongso kembali ramai jadi sorotan publik. Influencer yang sempat dikaitkan dengan komika Arafah Rianti ini menuai gelombang kritik dari warganet akibat sejumlah pernyataan dan aksinya yang menuai polemik di media sosial.
Terbaru, ucapannya soal pedagang martabak manis "banyak dosa" hingga sindiran terhadap orang bertubuh gemuk (obesitas) memicu kemarahan publik. Ia bahkan sampai diboikot karena perkataannya yang dinilai menyinggung perasaan orang lain.
Bukan kali pertama terjadi, Steven Wongso juga kerap ramai jadi sorotan karena unggahan konten yang dianggap hanya gimmick untuk menarik perhatian publik.
Berikut sederet pernyataan Steven Wongso yang menuai kontroversi dan ramai jadi buah bibir warganet, sebagaimana dihimpun SketsaNusantara.id dari akun Instagram @steven__wongso.
1. Penggunaan Steroid untuk Bentuk Badan Atletis
Steven Wongso dikenal sebagai konten kreator yang membagikan konten kesehatan. Sebagai personal trainer yang menekuni dunia kebugaran dan disiplin latihan fisik, konten kreator keturunan Tionghoa ini sempat mengejutkan publik dengan transformasi tubuhnya menjadi binaragawan.
Namun, ia dikritik setelah mengaku menggunakan steroid dan peptide untuk bentuk badan atletis. Hal ini pernah disampaikan Steven dalam podcast bersama Deddy Corbuzier yang mendapat perhatian dari binaragawan senior, Ade Rai.
Baca Juga: Cuma Seminggu! 8 Langkah 'Reset' Tubuh Pasca Lebaran ala Ade Rai agar Kembali Langsing
Ade Rai memberikan teguran dan mengingatkan bahaya penggunaan zat tersebut bagi kesehatan jika tidak dilakukan dengan pengawasan yang tepat.
Pengakuan Steven ini memicu perdebatan soal standar tubuh ideal dan cara instan yang digunakannya untuk membentuk badan atletis yang bisa membawa pengaruh buruk bagi kesehatan.
2. Datangi KUA Diduga Gimmick Mau Daftar Nikah
Steven juga pernah menjadi perbincangan saat mengunggah konten ketika ia mendatangi Kantor Urusan Agama (KUA) dan mengaku ingin daftar nikah.
Ia bahkan sempat membagikan momen makan malam bersama seorang perempuan berhijab. Namun, warganet menduga konten tersebut diduga hanyalah gimmick untuk menarik perhatian publik.