showbiz

Dampak Konflik Okin dan Rachel Vennya ke Anak Jadi Sorotan, Kuasa Hukum Ingatkan Bahaya Opini Publik

Rabu, 8 April 2026 | 21:00 WIB
Rachel Vennya dan Nino Al Hakim alias Okin. (Instagram.com/@rachelvennya, @okinpth.)

SketsaNusantara.id - Perselisihan antara musisi Okin dan selebgram Rachel Vennya kembali menjadi perhatian publik. Isu yang berkembang tidak hanya menyangkut hubungan keduanya, tetapi juga dampak terhadap anak-anak mereka.

Di tengah sorotan tersebut, pihak Okin menyampaikan kekhawatiran terkait kondisi psikologis anak. Hal ini muncul seiring maraknya opini dan narasi yang beredar di ruang digital.

Melalui kuasa hukumnya, Axl Mattew Situmorang, Okin meminta publik untuk tidak terlibat lebih jauh. Ia menekankan pentingnya menjaga ruang aman bagi anak-anak dari dampak konflik orang tua.

Baca Juga: Kuasa Hukum Beberkan Okin Tak Lagi Nafkahi Anak dan Anggap Cicilan Rumah sebagai Pengganti Kewajiban

"Hal yang paling esensial dan wajib menjadi pertimbangan utama kita bersama adalah masa depan dan kondisi psikologis anak-anak," tegas kuasa hukum Okin, Axl Mattew Situmorang, dikutip dari pernyataan resminya di threads, Rabu (8/4/2026).

Pernyataan tersebut menyoroti kekhawatiran terhadap jejak digital yang dapat memengaruhi perkembangan anak. Informasi yang tersebar luas dinilai berpotensi memberikan dampak jangka panjang.

Selain itu, pihak Okin menilai narasi yang berkembang di publik belum tentu seluruhnya akurat. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memperkeruh situasi yang sedang dihadapi kedua pihak.

Baca Juga: Klarifikasi Okin soal Rumah Anak Dijual Usai Cerai dengan Rachel Vennya, Kronologi Lengkap hingga Salah Paham KPR Terungkap

"Membiarkan hal-hal yang seharusnya bisa diselesaikan secara tertutup ini terus bergulir di media dengan narasi yang belum tentu benar adanya akan membawa dampak yang sangat tidak baik bagi tumbuh kembang mereka," tambahnya.

Pihak kuasa hukum juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi. Penyebaran spekulasi dinilai dapat memperburuk keadaan yang sedang diupayakan untuk diselesaikan.

Langkah yang ditempuh saat ini difokuskan pada proses penyelesaian secara damai. Kedua belah pihak disebut tengah berusaha mencari waktu yang tepat untuk bertemu langsung.

Pertemuan tersebut direncanakan untuk membahas solusi terbaik bagi semua pihak. Termasuk memastikan kepentingan anak tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan.

Dalam proses ini, dukungan publik dinilai penting untuk menciptakan situasi yang kondusif. Ruang privat diharapkan dapat dijaga agar komunikasi berjalan lebih efektif.

Pihak Okin juga menyampaikan bahwa upaya perdamaian sedang berlangsung. Proses tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang berkaitan dengan masa depan anak.

Halaman:

Tags

Terkini