SketsaNusantara.id – Sempat membuat jagat maya heboh dengan kehadiran buku berjudul ‘Broken Strings’, Aurelie Moeremans, sang penulis, sempat tidak percaya jika bukunya ramai dibahas.
Inti dari buku tersebut adalah sebuah memoar atau kisah nyata perjalanan kelam Aurelie sebagai penyintas dari child grooming.
Child grooming adalah sebuah manipulasi emosional dan kekerasan dalam hubungan toksik yang dialami oleh Aurelie sejak usia 15 tahun.
Lelaki bernama ‘Bobby’ yang disebut Aurelie sebagai pelaku child grooming, secara sistematis menjauhkan Aurelie dari keluarga dan lingkungan sosialnya.
Tidak hanya itu, Bobby juga disebut-sebut telah melakukan kekerasan verbal, fisik, bahkan seksual kepada Aurelie.
Hadirnya buku ‘Broken Strings’ membuat masyarakat perlahan menyadari betapa bahayanya perilaku child grooming.
Rasa antusias masyarakat untuk membaca dan mengetahui masa lalu Aurelie, membuat istri dari Tyler Bigenho ini sempat merasa tidak percaya.
Hal ini diungkapkan oleh Aurelie di akun Instagram @aurelie pada 8 Februari 2026 berdasarkan pantauan tim SketsaNusantara.id.
“Aku masih tidak percaya dampak yang muncul dari bukuku ini,” tulis Aurelie dikutip oleh tim redaksi.
Munculnya buku ‘Broken Strings’, membuat masyarakat mulai aware dan para korban child grooming berani menyuarakan kasus yang menimpanya.
“Orang-orang mulai berani speak up. Kasus-kasus grooming mulai terungkap dan diproses,” imbuhnya.