Tak hanya itu, Omara juga menyampaikan permintaan maaf dan menegaskan bahwa dirinya tidak membenarkan adanya gimmick campaign seperti ini.
Namun, ia menyayangkan soal kritik yang awalnya menyoroti campaign produk, namun akhirnya berujung pada 'serangan' pribadi terhadap Prilly.
"Di sini saya sama sekali tidak berniat membela kampanyenya. Saya hanya tidak ingin membiarkan orang-orang menyerang individu secara personal, karena menurut saya itu adalah dua hal yang berbeda," ujar Omara.
"Banyak orang yang awalnya mempermasalahkan kampanyenya, tetapi ujung-ujungnya malah menghujat sosok figur publiknya secara pribadi," tuturnya.
Selain itu, Omara juga menyindir brand pasta gigi dan menilai tidak adil jika hanya Prilly yang terkena imbas, tapi brand terkait justru luput dari kritik.
"BA-nya udah minta maaf, brand-nya anteng aja," tulis Omara sembari menyisipkan emoji jari terkuncup yang mengisyaratkan bahwa dirinya menyentil pihak Sensodyne.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Sensodyne terkait polemik tersebut. Publik pun berharap adanya klarifikasi terbuka dari brand untuk meredakan situasi yang terus memanas.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini