Kisah para publik figur yang pernah menjadi petugas haji ini menunjukkan bahwa sejumlah tokoh publik juga mampu dalam bertugas memberikan pelayanan kepada tamu-tamu Allah, terutama bagi jemaah haji lansia.
Banyak di antara mereka yang benar-benar menjalankan peran aktif di lapangan, mulai dari pendampingan teknis, motivasi spiritual, hingga dukungan operasional.
Di sisi lain, pemberhentian mendadak Chiki Fawzi juga mengingatkan bahwa proses menjadi petugas haji memiliki standar, dan dinamika tersendiri serta aturan yang harus dipenuhi oleh setiap calon petugas, termasuk figur publik sekalipun.
Kementerian Haji dan Umrah juga menekankan bahwa tidak semua peserta yang ikut pelatihan PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) 2026 tidak menjamin seseorang otomatis lolos menjadi petugas haji.
Bukan hanya Chiki Fawzi, ada belasan peserta lainnya yang juga diberhentikan di tengah mengikuti pelatihan.
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, secara tegas menyatakan bahwa Bimtek merupakan bagian dari proses seleksi ketat untuk memastikan kelayakan petugas
"Kami butuh Petugas haji yang berdedikasi, disiplin, siap bekerja dibawah komando untuk menjaga sepenuh hati jamaah haji, menjadi keluarga yang bekerja saling bantu dan saling hormat di dalam satu tim, bukan orang yang nebeng naik haji," tutur Dahnil Anzar dalam unggahan di akun Instagramnya pada 29 Januari 2026.
"Tidak perlu ada alasan, setiap orang yang siap jadi petugas haji harus siap ikut pelatihan. Tidak boleh ada satu pun yang bisa minta diistimewakan. Semuanya sama, dan diperlakukan sama," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini