Kolom komentar pun dipenuhi beragam respons. Banyak warganet yang mengaku merasa "gelisah" menonton video tersebut karena dianggap sangat relevan dengan kondisi politik saat ini.
Sebagian menilai satire Bintang menggambarkan realitas pahit bahwa orang yang bekerja benar justru bisa dikriminalisasi.
Tak sedikit pula yang menyebut video tersebut sebagai pengingat keras bahwa di Indonesia, hukum dan keadilan kerap baru bergerak ketika kasus sudah "viral" sehingga ada tekanan publik.
"Gelisah banget nontonnya, kayanya kasus Nadiem Makarim yang diomongin nih. Emang serem dunia politik dan sistem pemerintahan Konoha, orang bener bisa dikriminalisasi padahal mereka nurutin perintah atasan dan kerja sesuai prosedur," komentar salah satu warganet.
"Jadi keinget Pak Purbaya yang kerjanya bagus, bener-bener terapin efisiensi di anggaran yang tepat sasaran kaya kurangi rapat yang keseringan. Semoga Allah selalu melindungi Pak Purbaya, semoga gak bernasib sama kaya Nadiem Makarim, atau Tom Lembong," imbuh warganet lainnya.
"Dari sini kita paham kan kenapa pemerintah milih keberlanjutan? Karena takut dapur-dapur orang lama terganggu, dan bener banget tuh sekarang harus viral dulu baru hukum bisa berjalan dengan benar," tulis warganet lainnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!