Namun, tak lama setelah itu, Pandji memberikan klarifikasi. Dalam kolom komentar, bintang film "Insya Allah Sah" itu menyampaikan permintaan maaf dan menyadari kekeliruannya dalam penyebutan institusi pemerintah.
"Maaf, maaf saya salah sebut. Maksudnya Mahkamah Agung guys, bukan Kejaksaan Agung ternyata. Mohon dimaafkan," tulisnya melalui akun Instagram @pandji.pragiwaksono.
Komentar Pandji lantas disematkan oleh admin pengelola akun Instagram @jaksapedia dengan tujuan untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.
Permintaan Pandji pun menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit yang mengapresiasi kebesaran hati Pandji untuk meminta maaf dan memberikan klarifikasi singkat untuk menghindari kesalahpahaman publik.
Namun, banyak pula yang mencibir Pandji menyebut perkataannya jadi "blunder" dan dianggap kesalahan memalukan.
Di sisi lain, sejumlah warganet ikut mengapresiasi unggahan Kejagung yang segera mengoreksi perkataan Pandji agar tak muncul kesalahpahaman di masyarakat.
"Bang Pandji panik gak tuh, hampir aja dicariin sama orang Kejaksaan. Blunder kaya gini bahaya kalo video di-cut terus digoreng yang bikin jelek nama Kejaksaan, untuk admin jaksapedia gercep klarifikasi," komentar salah satu warganet.
"Dimaafin bang, hati-hati beneran itu kepleset lidah bisa bahaya kalo dimanfaatin buat jelekin Pandji. Salut untuk Kejaksaan yang menanggapi kritik dengan membeberkan data, bukan kasih statement yang bikin baper," imbuh warganet lainnya.
Stand Up Comedy "Men Rea" yang dibawakan Pandji memang belakangan ini mendapat sorotan tajam publik.
Beberapa pihak, termasuk Mahfud MD hingga Basuki Tjahja Purnama (Ahok) menyebut materi yang dibawakannya sebagai kebebasan berekspresi dalam demokrasi.
Namun, tak sedikit yang merasa perkataan Pandji dianggap menyebarkan fitnah, menggiring opini negatif hingga membuat gaduh dan berpotensi memecah belah bangsa.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini