SketsaNusantara.id- Penyanyi dan aktris Sara Fajira baru saja terlibat dalam film "Maju Seram Mundur Horor".
Sara Fajira mengaku cukup mengalami kesulitan karena ia harus memakai logat Betawi dalam perannya sebagai Mumun.
Apalagi mengingat kalau Sara Fajira lahir dan besar di Surabaya, Jawa Timur dengan logat medok yang khas.
Jadi tak heran mengapa pelantun lagu Lathi tersebut merasa tertantang dengan mempelajari bahasa serta logat Betawi.
"Mungkin challenge dari aku tuh, karena aku Jawa banget ya, dari Surabaya, terus harus Betawi tuh sangat-sangat challenging," tutur Sara Fajira yang dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube @Citra Selebriti pada Rabu, 22 Oktober 2025.
Tak hanya kesulitan dalam bahasa, Sara pun bercerita sempat mengalami kerasukan selama proses syuting.
Baca Juga: Aliando Syarief Fiks Nikahi Richelle Skornicki? Spill Masalah Karier dan Persiapan yang Matang
Lokasi syuting dari film Maju Seram Mundur Horor ini memang konon disebut cukup angker.
Apalagi ditambah dengan keberadaan sebuah sebuah pohon beringin besar yang bikin merinding.
Sebelum kesurupan, Sara diketahui tengah berdandan ala kuntilanak dan merasakan seperti diganggu oleh mahluk gaib penunggunya.
Baca Juga: Momen Haru Deddy Corbuzier Minta Doa untuk Azka, Habib Umar Balas dengan Kata-Kata Penuh Makna
"Aku enggak bisa lihat, cuma ngerasain, cuma emang tempatnya creepy banget. Jadi waktu itu hujan aku pas dandan kunti, mungkin penunggunya bilang 'hey teman' gitu," curhatnya.
Runner up di ajang Just Duet ini juga mengungkapkan dirinya yang tiba-tiba menangis tanpa sebab dan berbicara dalam bahasa Jawa.