SketsaNusantara.id- Kabar perceraian Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf telah menggemparkan publik.
Di tengah spekulasi penyebab keretakannya, seorang ahli spiritual bernama Ki Demang Singodirono ikut angkat bicara.
Ia menerawang terkait permasalahan Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf hingga muncul perceraian.
Dalam hal ini, Ki Demang mencoba menerawang penyebab perceraian melalui pendekatan falakiyah atau spiritual Jawa.
Ki Demang menganalisis bahwa keretakan rumah tangga ini tak lepas dari makna angka ganjil yang kerap dikaitkan dengan ujian hati dan persoalan emosional.
Hal itu berkaitan dengan seputar angka 7 yang disebut sebagai angka sakral dan penuh energi yang menaungi pernikahan kedua insan tersebut.
Hal ini dikaitkan dengan angka 7 yang menurut Ki Demang, angka tujuh memiliki arti penting dalam perjalanan spiritual.
Ia menyebutkan bahwa dalam budaya Jawa, angka tujuh (pitu) sering diartikan sebagai "pitulungan" atau pertolongan.
Namun di sisi lain, angka ini juga bisa menjadi simbol "keramat" atau kekuatan yang bisa menguji suatu hubungan.
"Menurut falakiyah, 7 itu angka keramat, tujuan, dimana tujuan ini sifatnya poin kemana arah tujuannya," ungkap Ki Demang dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Cumicumi.
Dalam kasus Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf, Ki Demang menyoroti beberapa kebetulan yang berkaitan dengan angka tujuh, yakni: