“Kami mohon, jangan hanya dibaca atau didengar. Tapi diwujudkan dalam langkah nyata: transparan, bisa jadi pegangan, dan memberi akuntabilitas yang jelas,” ungkapnya.
Maudy juga mengkritisi rasa empati para pemimpin yang seolah hilang di tengah kerakusan dan keserakahan dalam berkuasa.
“Tolong jangan menganggap masyarakat remeh, berempatilah daripada keserakahan,” tegasnya.
Perubahan dan aksi yang nyata menjadi satu-satunya cara yang dapat dilakukan meski terlihat sulit dan mustahil.
“Beraksi melampaui pendengaran performatif, berubahlah bahkan ketika itu sulit,” tutup Maudy.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!