Berikut ini adalah perjalanan karir Alik Ababiel selama hidupnya sebagai musisi.
Dilansir oleh SketsaNusantara.id melalui akun youtube resmi @Ababiel Pro, pedangdut ini kabarnya merintis karirnya mulai tahun 1970.
Awal mulanya, ia menyanyikan lagu dangdut dari panggung ke panggung.
Sebelumnya ia sempat bergabung pada grup-grup musik Jakarta fair pada tahun 1978.
Hingga akhirnya bertemu dengan Marakarma, dan melalui grup tersebut Alik Ababiel sering diajak tampil.
Kesibukan bermusiknya dengan grup Madora menjadi cikal bakal munculnya nama Alik Ababiel berkat ajakan Marakarma.
Dan di tahun tersebut ia mulai rekaman pertama dengan Rita Sugiarto yaitu lagu ‘Jecky dan Makan Hati’.
Usai rekaman lagu tersebut, suami Yunita ini mendapat amanah untuk menggarap aransemen beberapa album Rita Sugiarto dan membuat show-nya semakin ramai.
Musisi dangdut ini berhasil menyelesaikan album baru pertamanya pada tahun 1983, dengan judul ‘Jangan Rayu-Rayu’.
Di tahun berikutnya, Alik kembali menggarap aransemen album dengan judul ‘Hello Dangdut’ yang sampai kini masih digemari masyarakat pecinta dangdut.
Kiprahnya dalam bermusik, semakin membuat nama Alik Ababiel dikenal diantara pemusik lainnya.
Sehingga ia masih dipercaya membuat not lagu dangdut berjudul ‘Nyatakanlah’ pada tahun 1984.
Tidak hanya itu, pada tahun 1987 musisi dangdut ini menggarap aransemen album berjudul ‘Zainal’ yang di susul dengan album ‘Mati lampu, Sendiri, Sejuta Luka’, dan lainnya.