“Itu memang salah adik aku, makanya aku sekeluarga mau tanggung jawab—entah benerin itu kamera atau kita ganti,” ujar mantan istri Fuad Hasbie ini.
Kamera yang rusak tersebut merupakan kamera keluaran lama dan dapat dipastikan nilainya sudah turun.
“Tapi itu kamera bekas dan lama, dan yang namanya barang elektronik pasti nilainya turun dong,” sambungnya.
Jinju meminta pihak kampus untuk menunjukkan besaran harga kamera yang rusak tersebut, namun Binus enggan menunjukkannya.
“Tapi nggak apa-apa, aku ganti dengan spesifikasi yang sama dan tahun keluaran yang sama. Cuma pihak kampus nggak mau menunjukkan itu kamera keluaran tahun berapa,” ujar wanita berkerudung ini.
Pihak Binus bersikeras meminta ganti rugi kamera yang baru dengan harga mencapai Rp9 jutaan.
“Dari pihak Binus bersikeras mintanya yang baru. Aku cek di marketplace, harganya Rp9 jutaan,” geramnya.
Sebenarnya, Jinju mempertimbangkan jika memang itu kamera baru maka bisa diklaim garansinya agar dia tidak membayar ganti rugi terlalu besar.
“Singkat cerita, Binus bilang kalau mau klaim garansi dulu. Oke, kalau memang itu barang baru, pasti ada garansi. Jadi paling bayar dikit lah kalau masih ada garansi,” katanya.
Hingga adiknya hendak wisuda, pihak kampus kembali menghubungi Jinju untuk membahas persoalan ini.
“Sampai tiba-tiba H-2 adik aku mau wisuda, aku dichat sama pihak kampus mau bahas kamera lagi,” lanjut konten kreator bertema K-Pop ini.
Buntutnya, pihak kampus meminta ganti kerugian kepada Jinju sebesar Rp10,6 juta.
“Karena kamera yang pecah tersebut sudah tidak diproduksi lagi di tahun ini, pihak kampus mau kamera baru dengan spesifikasi yang sama keluaran terbaru dengan harga Rp10,6 juta,” ujarnya.
Tidak hanya kamera, pihak Binus juga menginginkan penggantian spare part kamera lainnya seperti kabel dan USB-C.
“Sampai ke kabel-kabelnya, USB-C juga minta diganti,” kata Jinju tak percaya.