SketsaNusantara.id – Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini membagikan momen saat menghadiri peresmian Gedung Kantor Pusat Senkom Mitra Polri di Cipayung, Jakarta Timur.
Dalam unggahan videonya di Instagram @gibran_rakabuming, terlihat Gibran tengah berbincang dengan jajaran kepolisian sambil menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan.
"Peran aktif masyarakat tentu diperlukan untuk membantu Polri menjaga keamanan dan mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat,” tulis Gibran dalam caption unggahan tersebut.
Ia juga menyatakan apresiasinya terhadap totalitas para anggota Senkom Mitra Polri yang dinilai berperan aktif dalam menjaga ketertiban.
Namun di balik unggahan tersebut, muncul satu komentar dari akun terverifikasi yang cukup menarik perhatian publik.
Di tengah pujian untuk momen peresmian tersebut, akun Instagram resmi band Perunggu, @perunggu, menyelipkan komentar yang cukup sopan namun tegas.
Mereka menyoroti penggunaan salah satu lagu mereka sebagai backsound video yang diunggah Gibran, namun tanpa mencantumkan nama band atau menyebutkan judul lagu.
"Halo assalamualaikum, tim humasnya Mas Wapres. Credit lagunya boleh ditulis kali ehe. Susah-susah bikin lagu, sedih juga kalo ga dikasih tahu ini siapa yang nyanyiin," tulis Perunggu, dikutip SketsaNusantara.id dari kolom komentar unggahan Instagram @gibran_rakabuming.
Band tersebut juga memberikan dua opsi secara halus yakni memberikan kredit pada karya mereka atau menghapus dan mengganti lagu dengan lagu lain. "Kalo nggak, boleh minta tolong take-down dan ganti jangan pake lagu kami, ya. Makasih. Semoga sehat-sehat selalu," tutup komentar Perunggu.
Komentar tersebut menuai respons lebih dari seribu tanggapan dari warganet lain, banyak yang membela Perunggu dan mendorong agar pemberian kredit terhadap karya musisi lebih diperhatikan, terutama oleh tokoh publik sekaliber Gibran.