Tak hanya itu, ia juga berpesan untuk Bapaknya yang kini tengah menjalani masa hukuman usai tersandung kasus judol beberapa waktu lalu.
"Semoga keluarga bisa sadar lah karena selama ini kesal banget, kalo mikir keluargaku cuma bisa nangis karena dari dulu pengen punya kluarga harmonis. Berusaha nguatin diri, karena sebenarnya sayang banget sama Bapak," pesannya.
"Semoga ibu juga sehat-sehat di sana. Buat Bapak juga semoga diberi kesehatan, gak main judol lagi di lapas, karena memang dari dulu sering ketagihan, udah ditegur yang nggak mempan," pungkasnya.
Di balik sorot lampu panggung, Farel adalah sosok anak yang kuat. Luka masa kecilnya tak membuatnya menyerah. Justru dari pengalaman pahit ia belajar untuk tetap berdiri, didewasakan oleh keadaan meski dunia tak selalu adil.
Dengan sisa kekuatannya, Farel memilih tetap berdiri, dan bangkit meski dibayangi kenangan pahit keluarganya di masa lalu. Ia tak membalas dengan kebencian, justru tetap berbesar hati dan berjuang meraih mimpinya.
Dan kini, setiap lagu yang ia nyanyikan bukan hanya sekadar hiburan, tapi juga suara dari hati seorang anak yang pernah berjuang melawan gelapnya hidup.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini