SketsaNusantara.id - Di panggung, Farel Prayoga selalu tampak ceria. Suaranya merdu nyanyikan lagu "Ojo Dibandingke" yang berhasil menghibur banyak orang.
Tapi siapa sangka, di balik senyum dan keceriaan itu, ada luka mendalam yang Farel simpan sejak kecil. Dalam podcast Curhat Bang bersama Denny Sumargo, yang tayang pada hari Kamis 17 Juli 2025, Farel perlahan membuka kisah kelam hidupnya.
Dengan suara bergetar dan mata yang mulai berkaca-kaca, ia menceritakan bagaimana perjalanan hidupnya sudah disuruh mengamen demi bertahan hidup sejak duduk di bangku kelas 2 SD.
"Ngamen itu awalnya aku mau bantu bapak sama nyari uang tambahan jajan, tapi lama-lama malah jadi pekerjaan. Kalau nggak ngamen, nggak ada uang, nggak makan kita, apalagi keluarga ada utang," ucap Farel dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Denny Sumargo.
Yang membuat hati semakin teriris, Farel baru tahu bahwa perempuan yang selama ini ia panggil "ibu" dan tinggal di rumahnya ternyata bukan ibu kandungnya.
"Baru tahu waktu aku umur 8 tahun ternyata selama ini tinggal sama ibu tiri. Selama 14 tahun aku belum pernah ketemu ibu kandungku, tapi katanya ada di Banyuwangi," tuturnya.
Kehidupan masa kecilnya terasa berat. Farel mengaku sering disiksa, dilarang tidur, bahkan diusir dari rumah oleh ibu tirinya.
Ibu sambungnya itu melampiaskan amarah karena wajah Farel terlalu mirip dengan ibu kandungnya. Ternyata ibu kandung pernah dinikahi ayahnya secara siri tanpa sepengetahuan istri pertama (ibu tiri).
"Ayah kan sering keluyuran. Jadi, ibu tiri selalu melampiaskan marah ke aku dan bilangnya nggak suka karena aku mirip banget sama ibu kandungku," ucap Farel.
"Pernah ngobrol sama ibu kandung katanya dulu ibu kandung aku juga korban, katanya dinikahi bapak padahal sudah beristri, ngakunya ke ibu kandungku katanya masih lajang. Makanya ibu tiri benci lihat aku karena nikah (siri) gak izin dulu," jelasnya.
Saat namanya mulai terkenal, rezeki datang berlimpah. Dari manggung ke manggung, penyanyi cilik asal banyuwangi itu mengumpulkan penghasilan hingga miliaran rupiah.