SketsaNusantara.id - Isu mengenai riders artis kembali mengemuka setelah unggahan Ari Lasso menjadi sorotan publik.
Lewat akun Instagram-nya, @ari_lasso, musisi senior tersebut membagikan foto isi ruang tunggu (refreshment room) miliknya, yang sederhana dan jauh dari kesan mewah.
Dilansir SketsaNusantara.id, Ari Lasso menunjukkan meja berisi air mineral Pristine, snack ringan seperti Genji Pie, Soyjoy, cokelat, buah naga, hingga fitbar. Tidak ada permintaan khusus atau kemewahan.
Baca Juga: Mengejutkan! Natasha Ryder Bongkar Rencana Pernikahannya dengan Sang Kekasih
Ia menulis, "Simplicity is the key! Dan kita adalah musisi, bukan pemanfaat situasi."
Ari menjelaskan bahwa dengan karier yang sudah lebih dari 30 tahun, ia dan timnya tidak pernah merasa perlu membuat permintaan berlebihan.
"Kita tidak merasa perlu mengada-adakan riders, dan bersikap tidak dewasa atau membawa-bawa kampungan saat minor issue muncul," tulisnya.
Ia juga menyebut bahwa Event Organizer (EO) atau promotor bukanlah pihak yang harus dipersulit. Justru, mereka adalah partner yang harus dihargai.
Ari Lasso bahkan menyebut pengalaman pribadinya yang pernah menjadi EO/promotor pada 2009 hingga 2017 untuk Soundrenaline, sebagai pelajaran penting dalam memahami dinamika di balik panggung.
Unggahan tersebut menuai banyak dukungan, namun juga menjadi perbincangan setelah seorang pengguna Instagram membagikan ulang unggahan Ari Lasso dengan caption "Nih buat kelen pekerja jasa yang star syndrome."
Ari pun menanggapi, "Hmmmm...!! Jadi rame, 2500 reshare, Instagram Story-ku isinya sampai kayak jahitan jins. Ternyata banyak kegelisahan teman-teman EO/promotor."
Ari menyebut bahwa dirinya paham betul dinamika permintaan riders karena ia pernah menjalani berbagai peran di industri musik, termasuk menjadi bagian dari tim produksi, promotor, hingga manajemen.