SketsaNusantara.id – Ahmad Dhani kembali menjadi sorotan publik setelah mengunggah video terbaru di kanal YouTube miliknya.
Dalam video bertajuk “Lagi! Fitnah Maia Part 2: Fitnah KDRT Ahmad Dhani”, ia membantah tuduhan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang sebelumnya diarahkan kepadanya oleh Maia Estianty.
Video ini memicu reaksi beragam dari masyarakat, termasuk berbagai komentar dari netizen yang memenuhi lini masa media sosial, terutama di platform X.
Baca Juga: Netizen Geram, Ahmad Dhani kembali Unggah Video Fitnah Maia Part 2
Upaya Klarifikasi Ahmad Dhani
Ahmad Dhani menjelaskan bahwa video itu dibuat sebagai bentuk tanggapan atas sejumlah rumor dan tudingan yang ia anggap tidak memiliki dasar yang jelas.
Ia menyatakan bahwa motif unggahan tersebut adalah untuk membela istri dan anak-anaknya dari fitnah yang dianggap mencemarkan nama baik keluarganya. Dalam video itu, Ahmad Dhani mengklaim bahwa tuduhan KDRT dari Maia tidaklah benar dan hanya merupakan bentuk fitnah.
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun X @IndoPopBase, video klarifikasi ini telah ditonton ratusan ribu kali hanya dalam waktu kurang dari satu hari sejak diunggah. Video tersebut juga mencantumkan potongan-potongan pernyataan Maia dari berbagai kesempatan yang dirangkai sebagai bentuk pembelaan Ahmad Dhani terhadap dirinya.
Respons Netizen yang Terbagi Dua
Unggahan tersebut dengan cepat menyebar luas dan menimbulkan beragam reaksi dari para pengguna media sosial. Banyak yang mempertanyakan motif Ahmad Dhani dan menganggap momen unggahan tersebut kurang tepat.
Salah satu akun bernama @hadilocoboy bahkan mempertanyakan apakah ini merupakan upaya pengalihan isu. Sementara akun @grok memberikan tanggapan dengan menyebut bahwa video itu dibuat sebagai klarifikasi dan pembelaan terhadap keluarga Ahmad Dhani.
Sebagian netizen memberikan komentar sinis dan mempertanyakan dampak dari video tersebut terhadap anak-anak mereka. Akun @AmalaNovi misalnya, menuliskan "Gak kasihan anaknya? Udahlah", mengekspresikan keprihatinan terhadap psikologis anak-anak dari pasangan tersebut. Komentar lainnya juga menyayangkan bagaimana permasalahan rumah tangga kembali dipublikasikan secara luas.