showbiz

Ernest Prakasa Dejavu Usai Jumbo Sukses Geser Agak Laen Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Ikut Bangga Apresiasi Keberhasilan Ryan Adriandhy

Senin, 2 Juni 2025 | 14:30 WIB
Ernest Prakasa dejavu teringat saat kompetisi Stand Up Comedy usai Jumbo film karya Ryan Adriandhy berhasil ungguli Agak Laen di Box Office Indonesia (Instagram/ernestprakasa)

"Pantesan berada adem, ternyata gue berada di bawah bayang-bayang @adriyandhy. Sudah selayaknya dan sepantasnya. Fly high dude!" pungkas Ernest yang menunjukkan penghargaan dan apresiasi atas keberhasilan Ryan.

Jumbo menjadi film animasi pertama di Indonesia yang menembus angka 10 juta penonton. Sebuah prestasi luar biasa mengingat film horor dan komedi kerap mendominasi di tangga Box Office Indonesia selama ini.

Film animasi ini diproduksi selama 5 tahun oleh Visinema Studios dengan melibatkan 420 animator dari seluruh Indonesia.

Baca Juga: Film Animasi Jumbo Sukses Besar, Ryan Adriandhy Ungkap Rahasia di Balik Kesuksesannya

Mengusung tema keluarga dan persahabatan, film ini menyuguhkan kisah yang menyentuh hati dengan suguhan kualitas visual yang mampu bersaing dengan animasi Hollywood.

Sementara itu, KKN di Desa Penari, yang dirilis pada 2022, sempat menjadi film Indonesia pertama yang mencapai 10 juta penonton.

Popularitasnya didorong oleh cerita horor yang mengadaptasi kisah nyata dari mahasiswa KKN di desa terpencil Banyuwangi yang dibagikan akun Twitter @SimpleM81378523 dan pernah hits tahun 2009 lalu.

Di sisi lain, Agak Laen, yang dirilis pada tahun 2024, sukses meraup 9,2 juta penonton dengan menyuguhkan kisah komedi yang unik, menunjukkan kekuatan komedi lokal yang mampu menarik perhatian penonton.

Baca Juga: Heboh Film 'Agak Laen' dan 'Tinggal Meninggal' Bakal Diremake versi Korea hingga Hollywood, Ernest Prakasa: Kira-Kira Siapa Pemainnya?

Cuitan Ernest tidak hanya menjadi momen nostalgia, tetapi juga menjadi bukti perkembangan industri kreatif Indonesia.

Beberapa warganet juga turut mengapresiasi keberhasilan Ryan dan menyebut "Sejarah terulang kembali" yang seolah menjadi "recall" ala stand-up comedy yang mengundang nostalgia.

Bagi Ernest, film Agak Laen yang kalah dari film arahan Ryan Adriandhy di tangga Box Office bukanlah dianggap sebagai suatu kegalalan.

Baca Juga: Diminta Netizen Bikin Film Poligami Seperti di Film-Film Fedi Nuril, Ernest Prakasa Justru Bercita-Cita Berikan Peran...

Ia menerima hasil ini dengan lapang dada, bahkan mengakui keunggulan Jumbo sebagai sesuatu yang layak dan pantas mendapatkan penghargaan karena memang film tersebut berhasil menarik perhatian khalayak luas dari berbagai kalangan.

"Jumbo resmi menyalip posisi Agak Laen sebagai film terlaris Indonesia sepanjang masa. Jika ini dianggap sebagai sebuah kekalahan, maka ini adalah kekalahan paling membanggakan," ungkap Ernest.

Halaman:

Tags

Terkini