SketsaNusantara.id - Industri perfilman Indonesia kembali mencatatkan sejarah baru pada awal Juni 2025.
Film animasi Jumbo, karya sutradara Ryan Adriandhy, resmi menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa dengan mencatatkan 10.073.332 penonton hingga saat ini.
Pencapaian ini menggeser posisi KKN di Desa Penari di urutan ke-2 Box Office Indonesia, yang sebelumnya memegang rekor penonton terbanyak dengan pencapaian 10 juta penonton sejak tahun 2023.
Sementara itu, film koemdi Agak Laen yang diproduseri Ernest Prakasa dengan perolehan 9,2 juta penonton, harus turun ke posisi ketiga.
Fenomena ini tidak hanya menandai keberhasilan animasi lokal, tetapi juga mengundang nostalgia dari Ernest Prakasa, yang teringat pada kompetisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI).
Melalui akun X miliknya, Ernest berasa dejavu seolah mengulang kembali momen saat berada di kompetisi SUCI yang pertama kali diadakan tahun 2011 lalu.
"Di SUCI, @Adriandhy pernah jadi nomer 1, gue nomer 3. Hari ini, JUMBO udah jadi film nomer 1, sementara AGAK LAEN di posisi 3," tulis Ernest dikutip SketsaNusantara.id dari postingan akun X @ernestprakasa yang diunggah hari Minggu, 1 Juni 2025.
Cuitan ini merujuk pada perjalanan karier Ernest dan Ryan Adriandhy sejak SUCI musim pertama, di mana Ryan keluar sebagai juara pertama, sementara Ernest berada di posisi ketiga.
Momen ini ternyata dirasakan kembali oleh Ernest setelah film Agak Laen besutannya berada di posisi yang sama saat Jumbo arahan Ryan Adriyandhy kembali naik jadi jawara Box Office Indonesia.
Siapa sangka, sejarah kembali terulang 14 tahun kemudian, setelah Jumbo yang disutradarai Ryan menjadi film nomor satu di Box Office Indonesia, sedangkan Agak Laen besutan Ernest berada di posisi ketiga.
Ernest pun dengan bangga menyebut momen ini sebagai hal yang layak dan pantas diterima oleh Ryan Adriandhy.
Baca Juga: Film Animasi Indonesia Garapan Angga Sasongko Resmi Diumumkan di Festival Film Cannes 2025