SketsaNusantara.id - Lukisan karya Raden Saleh bertajuk "Forest Fire" atau "Kebakaran Hutan" ramai jadi sorotan dunia setelah muncul dalam video musik penyanyi Korea Selatan.
Dalam MV (music video) Jin BTS, "Don't Say You Love Me", yang dirilis pada 16 Mei 2025, lukisan tersebut bahkan dijadikan thumbnail video yang sudah ditonton lebih dari 8 juta kali dan seketika jadi trending di YouTube.
Kehadiran lukisan ini tak hanya membangkitkan rasa bangga di kalangan ARMY Indonesia, tetapi juga kembali menegaskan nama Raden Saleh sebagai maestro seni modern Indonesia yang karyanya terus diapresiasi lintas generasi di berbagai negara hingga saat ini.
Disimpan di National Gallery Singapore, Forest Fire dikenal sebagai salah satu karya paling dramatis sekaligus paling bernilai tinggi dari sang maestro.
Lantas, apa makna di balik lukisan ini, dan mengapa Forest Fire karya Raden Saleh begitu istimewa hingga dipilih muncul di MV Jin BTS?
Kebakaran Hutan, atau Forest Fire dalam bahasa Inggris, adalah lukisan dramatis yang menggambarkan hutan yang dilalap api, dengan satwa-satwa liar seperti harimau, rusa, dan banteng berlarian panik mencari keselamatan.
Dikutip SketsaNusantara.id dari situs resmi National Heritage Board Singapore, disebutkan bahwa lukisan karya Raden Saleh ini merupakan komposisi berskala besar yang memperlihatkan hewan-hewan dikejar api hingga ke tepi jurang.
Dilukis dengan gaya romantisme yang populer di Eropa pada abad ke-19, karya ini menonjolkan dramatisasi alam yang intens, melalui kontras tajam antara cahaya dan bayangan yang menciptakan ketegangan visual.
"Kisah hidup-mati yang tak berujung dan tragis ini dinarasikan dengan kuat melalui penggambaran hewan-hewan yang hidup dan penggunaan cahaya dan kegelapan yang dramatis dalam skala monumental," tulis National Heritage dalam website resminya.
"Forest Fire merupakan contoh terbesar karya seniman yang disebut sebagai 'Bapak seni lukis modern Indonesia' yang menunjukkan penguasaan teknisnya terhadap media minyak, realisme, dan bahasa Romantisisme Eropa," imbuhnya.
Raden Saleh yang belajar seni di Belanda dan Jerman, memadukan teknik Barat dengan sentuhan lokal Jawa, menghasilkan lukisan yang bersifat universal namun kaya akan nuansa eksotis.