SketsaNusantara.id - Pandji Pragiwaksono kesal videonya lagi-lagi disalahgunakan untuk mempromosikan situs judol (j*di online).
Melalui akun X miliknya, Pandji baru-baru ini meluapkan kekesalannya karena menemukan videonya yang dimanipulasi dengan AI (artificial intelligence) masih terus beredar di medsos.
Hal ini bermula dari laporan warganet yang mengunggah video Pandji yang promosikan situs rajab**ak beberapa waktu lalu.
Komika sekaligus komedian dan aktor bintang film "Comic 8" ini mengungkapkan bahwa puluhan video yang menggunakan wajahnya telah diedit menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI.
Yang membuat Pandji semakin geram, video-video tersebut telah berkali-kali dilaporkan, namun tetap tidak hilang dari peredaran.
"Bang @pandji video lu dipake promosi judol, mana nama situsnya rajabotak lagi," lapor netizen.
"Ada puluhan video pake muka gue, semua udah direport berkali-kali tapi nggak ilang-lang, ini judol bekingannya Galactus kali ya," jawab Pandji dalam cuitan akun X @padji dikutip SketsaNusantara.id dari hari Senin, 5 Mei 2025.
Pandji menyindir situs judol ini adalah backingan "Galactus" yang merujuk pada karakter fiksi dalam Marvel Comics yang sangat kuat.
Ia curiga ada "backingan" besar dan sangat kuat sehingga sulit memberantas konten yang mempromosikan situs judol.
Cuitan Pandji ini pun memicu reaksi dari netizen. Banyak yang ikut menyindir bahwa mafia judi online di Indonesia memang sulit diberantas karena diduga melibatkan "orang-orang berkuasa" atau elit tertentu.
Ada netizen yang ikut mengunggah foto editan karakter Galactus dengan wajah Sufmi Dasco yang diduga terkoneksi dengan perusahaan pengelola k**ino di Kamboja.