Namun kenyataannya jauh dari harapan. Berbagai tuduhan dan spekulasi justru menghantamnya dari segala arah. Paula merasa semakin tersudut dan kehilangan kekuatan untuk melawan.
“Ibu Paula menyampaikan, 'saya sudah sangat lelah. Saya tidak tahu lagi bagaimana harus membela diri',” ungkap Siti.
Dalam situasi yang makin runyam ini, pihak kuasa hukum juga menantikan kejelasan dari pihak berwenang. Mereka menanti hasil investigasi dari Badan Pengawas Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial atas beredarnya dokumen cerai yang memuat informasi sensitif tersebut.
Dokumen yang bocor ke publik itu menjadi sorotan, karena tidak hanya menyangkut privasi, tetapi juga membuka celah pelanggaran etik.
Jika terbukti terjadi kebocoran dari lembaga resmi, maka hal itu bisa mencoreng integritas proses peradilan sekaligus melanggar hak privasi Paula.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!