Wanita berusia 32 tahun ini juga menyampaikan bahwa dirinya mulai merasa risih dengan perdebatan yang berkepanjangan soal aksinya di panggung DJ.
Bahkan, ia menyebut kontroversi tersebut sudah mengganggu kenyamanan serta fokus kerjanya.
“Lama-lama saya risih juga dan saya terganggu dengan pekerjaan saya,” tegasnya.
Sementara itu, desakan agar Nathalie menyampaikan permintaan maaf terus bergulir, terutama dari kalangan pemerintah daerah yang menilai penampilannya kurang pantas ditampilkan di wilayah yang menjunjung tinggi adat dan norma lokal.
Namun hingga kini, Nathalie belum memberikan sinyal akan melakukan permintaan maaf tersebut.
Baca Juga: Inilah Sosok Sultan Sidrap yang Sawer Nathalie Holsher hingga Rp 150 Juta Semalam, Ternyata Ada...
Di tengah badai kontroversi, langkah Nathalie untuk menepi sejenak ke Yogyakarta tampaknya menjadi pilihannya untuk menenangkan diri.
Keputusan itu justru membuka babak baru perdebatan, apakah publik figur seharusnya bertanggung jawab secara moral ketika aksi mereka menimbulkan kegaduhan?
Netizen tak terkecuali para sahabatnya, tak sedikit yang mendukung Nathalie untuk tidak memenuhi tuntutan permintaan maaf dari Bupati Sidrap.
“Kocak banget,” tulis Young Lex.
“Jangan mau minta maaf kak, kan kakak bekerja dengan halal,” komentar akun @tiyooprasetxxx.
“Lama-lama jadi takut terima saweran,” timpal akun @omokucxxx.
“Penyakit hati gak bisa liat orang seneng dikit yaa gini. Cari celah untuk ngejatuhin orang. Derajat mu lagi dinaikkan kaa, semangat,” timpal akun @utifatcxxx.