showbiz

7 Fakta Menarik Penerbangan Luar Angkasa Katy Perry bersama Blue Origin: Pertama Sepanjang Sejarah dalam 60 Tahun Seluruh Awak Pesawatnya Perempuan

Selasa, 15 April 2025 | 20:00 WIB
Potret Katy Perry dan seluruh kru perempuan yang ikut dalam perjalanan luar angkasa dengan roket Blue Origin (Instagram/blueorigin)

6. Inspirasi untuk Generasi Mendatang

Misi ini bukan sekadar perjalanan singkat ke tepi angkasa, tetapi juga menjadi simbol pemberdayaan perempuan dalam eksplorasi luar angkasa, sekaligus menunjukkan peran penting tokoh masyarakat dalam mempopulerkan sains.

Perry berharap perjalanannya ke luar angkasa dapat menginspirasi putrinya dan anak-anak lain untuk bermimpi besar.

Aisha Bowe menjadi orang keturunan Bahama pertama di luar angkasa, sementara Nguyen adalah perempuan Vietnam pertama yang bisa merasakan zero gravity dari ketinggian 106 kilometer di atas bumi.

Kehadiran tokoh seperti Oprah Winfrey, Kris Jenner, dan Khloe Kardashian yang mendukung peluncuran pesawat Blue Origin ini menambah sorotan sekaligus menegaskan bahwa misi ini membawa pesan universal tentang keberanian dan kesetaraan.

Baca Juga: Penuh Haru! Celine Evangelista Jalani Ibadah Umroh untuk Pertama Kalinya hingga Sampaikan Pesan Menyentuh

7. Kontroversi dan Dukungan

Meski menuai pujian, misi ini tak lepas dari kritik. Aktris Olivia Munn menyebutnya "berlebihan" karena biaya tiket yang mahal, membandingkannya dengan taman hiburan elit.

Sementara itu, Emily Ratajkowski juga menyoroti dampak lingkungan dari perjalanan itu yang menghabiskan sumber daya alam besar hanya untuk merasakan sensasi wisata luar angkasa selama 11 menit saja.

Diketahui biaya dikeluarkan pun tak murah karena Blue Origin pernah melelang kursi pertama ke luar angkasa seharga USD28 juta atau setara dengan Rp470,3 miliar.

Baca Juga: Fantastis! Tampil Cantik dan Mencuri Perhatian, Segini Biaya MUA Shenina Cinnamon di Hari Pernikahannya

Namun, Fisikawan Brian Cox percaya bahwa perusahaan swasta seperti Blue Origin bisa mempercepat kemajuan teknologi dan membuat perjalanan ke luar angkasa jadi makin mudah untuk dijangkau semua kalangan.

Terlepas dari pro-kontra, NS-31 membuktikan bahwa pariwisata antariksa kian berkembang, bahkan kini manusia bisa melakukan perjalanan ke luar angkasa tanpa rasa khawatir.

Dengan durasi hanya 11 menit, misi ini mungkin singkat, tetapi sangat berkesan. Penerbangan ini bukan hanya soal mencapai luar angkasa, tetapi juga tentang menyatukan mimpi, keberanian, dan harapan untuk masa depan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Tags

Terkini