SketsaNusantara.id - Nama Andien Aisyah memang sudah tak asing lagi terdengar di telinga. Ia merupakan seorang publik figur yang menggeluti dunia model, pemeran, penulis lagu dan penyanyi.
Namanya semakin melambung tinggi tatkala Andien Aisyah bergabung dengan sebuah grup vokal berisi 5 orang wanita, diantaranya Iga Mawarni, Nina Tamam, Rieka Roeslan dan Yuni Shara.
Dikenal sebagai sosok generasi muda penyanyi jazz wanita Indonesia, Andien Aisyah diketahui memang memiliki ketertarikan di genre musik Jazz.
Baca Juga: Warga Muslim di Suger Kidul Jember Gelar Sholat Idul Fitri Lebih Awal
Putri pasangan Didiek Hariadi dan Henny Sri Hardini ini ternyata berasal dari sebuah desa di Jember, Desa Kalisat.
Dalam salah satu unggahannya, Andien Aisyah pernah menceritakan asal kampung halamannya di Kalisat, Jember.
"Ayah saya berasal dari Kalisat Jember. Berbahasa Madura,"
Sementara sang ibu, kata Andien, berasal dari Jawa Tengah.
"Ibu saya berasal dari Karanganyar, Kebumen. Berbahasa Jawa Ngapak. Saya lahir dan tumbuh di Jakarta. Saya orang Indonesia." Tulis Andien Aisyah dilansir dari akun Instagram @andienaisyah.
Kampung halaman ayah Andien Aisyah ini menyimpan sejuta cerita dan keunikan yang tak ditemui di tempat lain.
Kampung halaman Andien Aisyah dari ayahnya ini berada di komplek perumahan khas desa yang biasa disebut Kampung Bromo, sebuah gang kecil dekat Stasiun Kalisat.
Rata-rata rumah di Kampung Bromo ini saling berdempetan. Kebanyakan merupakan rumah milik para pegawai kereta api.