“Saya tergabung dalam tim yang terdiri dari tiga orang. Sementara Bu Lilie dan Bu Elsa tergabung dalam tim yang terdiri dari empat orang (beda tour operator),” tambah Fiersa.
Dijelaskan Fiersa lagi, seluruh tim pendaki ditemani para guide. Selain tim pendakiannya, ada pula tamu dari WNA, juga dari Balai Taman Nasional yang turut mendaki.
Lebih lanjut Fiersa menyatakan, rangkaian tragedi yang menimpa Lilie dan Elsa, juga tiga korban lainnya yang saat itu masih terjebak di area tebing, baru diketahui ia dan Furky tiba di basecamp YV.
“Kaget dan sedih, tapi bersama orang-orang di YV, mengontak korban yang terjebak dengan menggunakan HT agar tetap merespon, sampai akhirnya mereka dijemput oleh para relawan, baik lokal ataupun internasional pada tanggal 1 Maret 2025,” Fiersa menyambung tulisannya.
“Alhamdulillah ketiganya selamat, meski sempat kritis,” tulisnya lagi.
Terakhir, tak lupa Fiersa berterima kasih pada para pihak yang suportif dalam proses evakuasi, terutama seluruh kru dan pendaki di YV.
Ia pun meminta netizen di media sosial untuk tidak mengeluarkan teori, asumsi, maupun komentar nirempati.
Unggahan Fiersa ini pun langsung dibanjiri ribuan komentar.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Tragis di Semboro, Tabrakan Bus Vs Sepeda Motor Akibatkan 1 Orang Tewas
“Sampai kembali ke Bandung Bebs, Keluarga menanti. Selamat Ulang Tahun, semakin bertambah segalanya,” tulis akun @arsalbahtiar.
“Alhamdulillah ada kabar, bung. Lekas pulih dan makin stabil, bung,” tulis akun @yudhafirdauxxx.
“Kembali pulang dengan selamat bung, selamat ulang tahun juga,” tulis akun @gandhigautaxxx.
“Allhamdullilah, akhirnya ada kabar bung. Semua menunggu kabarmu bung. Selamat hari lahir bung,” tulis akun @fahminugrahxxx.