Minggu, 19 Juli 2026

Peringatkan Rakyat Agar Tak Mencium Tangan Pejabat yang Lebih Muda Darinya, Lucky Hakim: Saya Calon Pelayan yang Digaji Bapak Ibu!

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Kamis, 7 November 2024 | 21:27 WIB
Lucky Hakim peringatkan rakyat agar tak cium tangan pejabat (Instagram/luckyhakimofficial)
Lucky Hakim peringatkan rakyat agar tak cium tangan pejabat (Instagram/luckyhakimofficial)


SketsaNusantara.id - Aktor yang kini terjun di dunia politik, Lucky Hakim akhir-akhir ini menyita atensi publik.

Pasalnya bakal Calon Bupati Indramayu 2024 ini membahas perihal kebiasaan cium tangan.

Saat diundang sebagai bintang tamu dalam podcast Bintang Emon, Lucky Hakim menjelaskan alasan mengapa ia tak mau tangannya dicium oleh warga.

Baca Juga: Akui Hartanya Berkurang Rp1 Miliar Saat Menjadi Wakil Bupati Indramayu, Ini Rincian Harta Kekayaan Lucky Hakim Saat dan Setelah Miliki Jabatan…

Menurut Lucky Hakim, tak pantas seorang warga sampai cium tangan hanya karena ia adalah seorang tokoh, terlebih jika yang mencium tangannya adalah sosok yang lebih tua darinya.

Ia menganggap dirinya adalah seorang pelayan yang digaji dari rakyat, maka tak seharusnya rakyat sampai mencium tangannya.

"Jangan cium tangan saya bu ini kan calon pelayan, saya ini kan nanti melayani ibu, saya digaji oleh ibu bapak," katanya, dikutip dari kanal Youtube Bintang Emon.

Baca Juga: Lucky Hakim Akui Harta Kekayaannya Berkurang Rp1 Miliar Saat Menjabat Sebagai Wakil Bupati Indramayu: Satu-satunya di Indonesia!
Ia pun menghimbau untuk seluruh rakyat agar tak mencium tangan para pejabat, terlebih mereka yang lebih tua dari pejabat itu.

"Jadi tolong jangan biasakan, ini buat yang nonton, jangan ciumin tangan pejabat kecuali dia tua. Lebih tua dari Anda nggak papa (cium tangan)," 

Lebih lanjut, Lucky Hakim menjelaskan bahwa kebiasaan cium tangan akan wajar jika dilakukan kepada yang lebih tua tanpa memandang profesi.

"Jadi kalau misalnya alasan mencium tangan pejabat karena lebih tua, maka ketika ketemu sama tukang gado-gado lebih tua cium tangan juga, ketika ketemu sama gojek lebih tua cium tangan juga," lanjutnya.

Baca Juga: Beda Nasib, Lucky Hakim Ngaku Hartanya Menyusut Setelah Jadi Wabup Indramayu, Bupatinya Nina Agustina Malah Makin Tajir?

Ia pun menegaskan bahwa seorang pejabat merupakan pelayan rakyat.

"Jadi ngapain kita cium tangan penjahat kalau dia nggak mau layanin rakyat kan gitu. Iya dong, logikanya begitu kan, kita ini dibayar lho oleh rakyat," tandasnya.***

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Youtube Bintang Emon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X