SketsaNusantara.id - Berikut merupakan Profil Machica Mochtar, ibunda M. Iqbal Ramadhan yang tengah ramai menjadi sorotan.
Nama pedangdut Machica Mochtar akhir-akhir ini ramai diperbincangkan di media sosial.
Hal ini lantaran sang putra, Iqbal Ramadhan ditangkap saat mengikuti aksi Kawal Putusan MK pada Kamis, 22 Agustus 2024 kemarin.
Baca Juga: Machica Mochtar Panik, Iqbal Ramadhan Hilang Usai Ikut Demo Tolak Revisi UU Pilkada 2024
Dilansir SketsaNusantari.id melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @machicamochtar70, ia mencurahkan rasa khawatirnya setelah tau putranya tertangkap saat aksi.
"Mohon doanya untuk anak saya Muh Iqbal Ramadhan yang ditangkap saat demo hari ini," tulisnya.
Dalam aksi penangkapan tersebut, putra Machica Mochtar ini juga mendapat kekerasan, mulai dari diminta membuka celana, pukulan kepala, tonjokan pada telinga, tendangan di wajah, hingga pukulan di perut.
Akibatnya Iqbal Ramadhan mengalami patah tulang pada hidung hingga mengeluarkan banyak darah dan memar di bagian kepala dan ulu hati akibat pukulan.
Namun kini Iqbal Ramadhan telah dibebaskan setelah Machica Mochtar menjemputnya.
Profil Machica Mochtar
Machica Mochtar merupakan seorang penyanyi kelahiran Sengkang, Sulawesi Selatan pada 20 Maret 1970 silam.
Saat namanya tengah naik daun, Machica Mochtar kenal dengan Moerdiono, mantan Menteri Sekretaris Negara era Presiden Soeharto.
Artikel Terkait
Maia Estianty Beberkan Kabar Mengejutkan soal Rencana Pernikahan Anaknya Tahun Depan, Siapa yang Nikah Duluan?
Rachel Vennya Klarifikasi Kontroversi Hubungan 'Aneh' Azizah Salsha Sampai Isu Fuji-Thariq Halilintar, Pengalihan Isu Ikut Disebut
Resmi Jadi Orang Tua, Inilah Perjalanan Cinta Justin Bieber dan Hailey Baldwin yang Telah Dikaruniai Anak Pertama
Duduk Dekat Erina Gudono Raffi Ahmad Tutup Hidung Rapat-Rapat, Bau Ketiak Oligarki Kembali Jadi Bahan Rujakan
Rizky Billar Sindir Kaesang Pangarep, Dulu Olok-olok Lesti Kejora Kini Ketiban Karma Erina Gudono Bau Ketiak Nasional
Siapa Eajpark? Artis Korea Selatan yang Ikut Suarakan Garuda Biru Indonesia Darurat