SketsaNusantara.id - Adul kembali mengenang masa awal kariernya di dunia komedi ketika aturan siaran belum seketat sekarang.
Pada periode tersebut, sejumlah adegan yang dimaksudkan sebagai hiburan justru melibatkan aksi fisik yang membahayakan. Situasi itu membuatnya beberapa kali mengalami cedera saat tampil di televisi.
Adul menjelaskan bahwa bentuk humor yang berkembang ketika itu masih memadukan unsur benturan fisik. Ia terlibat dalam berbagai adegan yang kemudian berdampak pada kesehatannya.
Kondisi tersebut membuatnya harus berulang kali menjalani perawatan medis. Ia menyampaikan pengalaman itu saat hadir sebagai tamu di program Brownis Trans TV.
Adul mengatakan bahwa cedera berat pernah ia alami saat tampil dalam salah satu segmen komedi.
Ia menunjukkan bagian tubuh yang pernah terkena dampaknya. “Cedera (pernah), langganan (masuk) rumah sakit. Patah (seraya memperlihatkan lengan dan tangan). Dulu mah belum ada aturan kekerasan,” ucap Adul pada Jumat 21 November 2025.
Baca Juga: Komedian Adul Didiagnosa Glukoma, Apa Itu dan Bagaimana Pencegahannya?
Situasi ini menunjukkan bagaimana standar keamanan belum menjadi perhatian utama pada masa itu.
Pengalaman lain yang cukup berat terjadi ketika ia terlibat dalam adegan yang memaksanya masuk ke sebuah gorong-gorong.
Adul menceritakan bahwa adegan itu berujung pada hilangnya kesadaran akibat tekanan fisik yang diterimanya. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan darurat. Penjelasan itu menggambarkan bagaimana risiko yang ia hadapi dalam produksi program komedi.
Ia menuturkan bahwa momen tersebut meninggalkan kesan cukup kuat karena terjadi dalam waktu singkat.
Dalam ceritanya, Adul menggambarkan kondisi antara sadar dan tidak ketika itu. “Rasanya antara hidup dan mati. Saya kayak udah ada di dua jalan, jalan yang satu lurus, panas, yang satu adem. Akhirnya saya sadar dibangunin,” ungkapnya menjelaskan.
Artikel Terkait
Erupsi Semeru Masih Aktif 36–45 Kali per 12 Jam, Warga Diminta Jauhi Zona Merah karena Ancaman Lahar Dingin
Barang Bekas Impor Masih Masuk Lewat Jalur Tikus, 439 Balpres Rp4 Miliar Disita dalam Operasi Gabungan Polda Metro Jaya
Data Terbaru Erupsi Semeru: Awan Panas 7 Km, 157 Gempa, dan Peringatan Resmi Soal Bahaya di Radius 20 Km dari Puncak Gunung
Gibran Umumkan Kebijakan Bebas Visa RI–Afrika Selatan saat Hadiri CEO Forum, Ini Momen Interaksi dan Poin Pidatonya
Bandara Internasional Tersibuk di Jawa Timur Ganti Nama, Telan Anggaran Rp946 Miliar untuk Pembangunan Terminal 2
Sutradara Film Tambang Emas Ra Ritek Ungkap Perjalanan Kreatif Usai Raih Penghargaan FFI 2025