Kamis, 4 Juni 2026

Adul Bongkar Fakta saat Acara Komedi di TV Masih Mengandung Kekerasan, Sampai Harus Dibawa ke Rumah Sakit

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 22 November 2025 | 19:15 WIB
Komedian Adul, pernah cedera saat syuting. (Instagram/@renkyliniaryadi)
Komedian Adul, pernah cedera saat syuting. (Instagram/@renkyliniaryadi)

SketsaNusantara.id - Adul kembali mengenang masa awal kariernya di dunia komedi ketika aturan siaran belum seketat sekarang.

Pada periode tersebut, sejumlah adegan yang dimaksudkan sebagai hiburan justru melibatkan aksi fisik yang membahayakan. Situasi itu membuatnya beberapa kali mengalami cedera saat tampil di televisi.

Adul menjelaskan bahwa bentuk humor yang berkembang ketika itu masih memadukan unsur benturan fisik. Ia terlibat dalam berbagai adegan yang kemudian berdampak pada kesehatannya.

Baca Juga: Masih Bisa Melihat dengan Jelas, Adul Bantah Mengalami Kebutaan Akibat Glaukoma, Ternyata Begini Faktanya

Kondisi tersebut membuatnya harus berulang kali menjalani perawatan medis. Ia menyampaikan pengalaman itu saat hadir sebagai tamu di program Brownis Trans TV.

Adul mengatakan bahwa cedera berat pernah ia alami saat tampil dalam salah satu segmen komedi.

Ia menunjukkan bagian tubuh yang pernah terkena dampaknya. “Cedera (pernah), langganan (masuk) rumah sakit. Patah (seraya memperlihatkan lengan dan tangan). Dulu mah belum ada aturan kekerasan,” ucap Adul pada Jumat 21 November 2025.

Baca Juga: Komedian Adul Didiagnosa Glukoma, Apa Itu dan Bagaimana Pencegahannya?

Situasi ini menunjukkan bagaimana standar keamanan belum menjadi perhatian utama pada masa itu.

Pengalaman lain yang cukup berat terjadi ketika ia terlibat dalam adegan yang memaksanya masuk ke sebuah gorong-gorong.

Adul menceritakan bahwa adegan itu berujung pada hilangnya kesadaran akibat tekanan fisik yang diterimanya. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan darurat. Penjelasan itu menggambarkan bagaimana risiko yang ia hadapi dalam produksi program komedi.

Ia menuturkan bahwa momen tersebut meninggalkan kesan cukup kuat karena terjadi dalam waktu singkat.

Dalam ceritanya, Adul menggambarkan kondisi antara sadar dan tidak ketika itu. “Rasanya antara hidup dan mati. Saya kayak udah ada di dua jalan, jalan yang satu lurus, panas, yang satu adem. Akhirnya saya sadar dibangunin,” ungkapnya menjelaskan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X