Minggu, 19 Juli 2026

Once Mekel Tanggapi Polemik Royalti Musik yang Banyak Dikeluhkan oleh Musisi Indonesia: Tarif Harus Wajar

Photo Author
Nurul Olivia Ulfa, Sketsa Nusantara
- Rabu, 20 Agustus 2025 | 18:00 WIB
Polemik royalti musik yang banyak dikeluhkan musisi Indonesia membuat Once Mekel buka suara. (Instagram/oncemekelofficial )
Polemik royalti musik yang banyak dikeluhkan musisi Indonesia membuat Once Mekel buka suara. (Instagram/oncemekelofficial )

SketsaNusantara.id - Kontroversi terkait royalti musik yang banyak dikeluhkan oleh musisi tanah air menarik perhatian penyanyi Once Mekel.

Anggota Komisi X DPR RI ini mengimbau agar memusatkan data lagu dan musik dalam satu sistem digital.

Cara ini terbilang efektif dan menjadi solusi paling ampuh terutama bagi para pencipta, penyanyi dan pemilik master lagu.

Baca Juga: Charly van Houten Bebaskan Royalti Musik untuk Cafe dan Restoran, Janji Beri Hadiah saat Lagunya Diputar di Tempat Hiburan

Dilansir oleh tim SketsaNusantara dari laman website dpr.go.id, solusi ini disampaikan Once di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Jumat, 15 Agustus 2025.

“Yang paling efektif adalah sistem digital terbaik yang akan dijalankan ke depan. Harus ada pusat data lagu dan musik sebagai basis pengumpulan data secara digital,” kata Once dikutip oleh tim redaksi dari dpr.go.id.

Selain membuat pusat data digital untuk musik dan lagu, Once juga menyinggung tarif yang ditetapkan harus terjangkau dan disetujui oleh seluruh pihak.

Baca Juga: Piyu Padi Buka Suara Atas Kisruhnya Royalti antara Penyanyi dan Pencipta Lagu, Tegas Sentil LKMN

“Tarif harus wajar, terjangkau, dan disepakati semua pihak,” tambah pelantun lagu ‘Dealova’ ini.

Pengumpulan royalti oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) juga harus diperbaiki agar tidak merugikan salah satu pihak dan menciptakan iklim musik tanah air yang kondusif.

“Ekosistem musik harus diperbaiki agar kreativitas terawat dan hubungan antara pencipta, performer, dan pemilik master berjalan baik,” tambah pemilik nama asli Ellfonda Mekel ini.

Dunia yang berjalan serba digital ini harus dimanfaatkan dengan baik termasuk dalam mengatur sistem pengkolektifan yang berkaitan dengan hak cipta.

“Teknologi digital akan menjadi kunci untuk mewujudkannya,” tutupnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X