Kamis, 4 Juni 2026

Ngaku People Pleaser, Marisa Anita Ungkap Luka Masa Kecil di Balik Perannya sebagai Mila

Photo Author
Iin Iffahnda Maharani, Sketsa Nusantara
- Minggu, 27 Juli 2025 | 12:30 WIB
Marisa Anita dan Dion Wiyoko bongkar karakter Mila dalam film a normal women sebagai perfect wife. (Instagram/dionwiyoko)
Marisa Anita dan Dion Wiyoko bongkar karakter Mila dalam film a normal women sebagai perfect wife. (Instagram/dionwiyoko)

SketsaNusantara.id - Marisa Anita kembali memukau penonton lewat perannya sebagai Mila dalam film A Normal Women. Ia menjadi istri sah dari karakter Jhonatan yang diperankan oleh Dion Wiyoko.

Dalam sebuah podcast di kanal YouTube @parentalk, Marisa dan Dion membedah makna di balik judul film tersebut serta karakter masing-masing. Diskusi keduanya membuka sisi personal yang jarang tersorot publik.

Dilansir SketsaNusantara.id dari akun YouTube @parentalk, Marisa mengungkapkan makna “normal women” dari sudut pandangnya. Ia menyebut istilah itu sebagai kondisi ketika seseorang sudah nyaman dengan identitasnya dan diterima oleh lingkungan sebagai versi terbaik dari dirinya.

Baca Juga: Profil Marissa Anita, Aktris Indonesia yang Terpilih Jadi Pengisi Suara Film 'Ozi: Voice of the Forest' Bareng Leonardo DiCaprio

“Aku adalah aku yang punya sisi-sisi terang dan aku bahkan yang punya sisi gelap,” ungkap Marisa dalam podcast tersebut.

Bagi istri Andrew Trigg, sisi gelap bukanlah hal yang harus disembunyikan, melainkan bagian dari ketidaksempurnaan manusia yang masih bisa diterima.

Menariknya, Marisa mengaku bahwa penerimaan diri itu bukan ia dapatkan dari keluarga kandung, melainkan dari orang-orang yang ia pilih sendiri, sahabat-sahabatnya. Ia menyebut mereka sebagai orang yang tetap menerimanya, baik dalam kondisi jatuh maupun menang.

Baca Juga: Sinopsis Film Ozi: Voice of The Forest, Marissa Anita Jadi Pengisi Suara, Diproduseri Leonardo Dicaprio

Sementara itu, Dion Wiyoko turut memberikan pandangannya tentang sosok “normal women”. Menurutnya, perempuan normal adalah pribadi yang bisa saling mendukung, memahami, dan terbuka dalam komunikasi.

Dalam podcast itu juga dibahas soal tekanan menjadi “perfect wife”. Standar masyarakat yang tinggi seringkali membuat perempuan merasa harus selalu tampil sempurna. Namun menurut Dion, kunci utamanya adalah komunikasi.

“Ya komunikasi, karena standar setiap orang kan beda. Dengan mengkomunikasikan ekspektasi masing-masing. Kita jadi tau berarti ekspektasi kamu di sini, berarti goals yang harus aku capai itu di situ ya?” ungkap Dion.

Baca Juga: Daniel Mananta Bongkar Proses Syuting Film Sore Bersama Pemeran Utama, Dion Wiyoko Ungkap Hal di Balik Layar Ini....

Kondisi ini pun menjadi konflik utama karakter Mila dalam film. Ia terlihat sebagai sosok trophy wife, istri yang hanya menjadi pelengkap. Namun di balik penampilan sempurna itu, Mila justru hancur secara mental karena terus berusaha memenuhi standar keluarga suaminya yang tidak sesuai dengan dirinya.

Film A Normal Women juga mengangkat isu kesehatan mental. Trauma masa kecil yang belum selesai bisa menyakiti orang lain saat dewasa.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X