Kamis, 4 Juni 2026

Film Animasi Indonesia Garapan Angga Sasongko Resmi Diumumkan di Festival Film Cannes 2025

Photo Author
Selly Mauren Wattimury, Sketsa Nusantara
- Senin, 19 Mei 2025 | 13:30 WIB
Angga Sasongko sedang mempersiapkan proyek film animasi terbaru. (Instagram.com/anggasasongko)
Angga Sasongko sedang mempersiapkan proyek film animasi terbaru. (Instagram.com/anggasasongko)

 

SketsaNusantara.id - Proyek baru Angga Sasongko dengan judul Queen of Malacca resmi diumumkan dalam Festival Film Cannes 2025.

Film yang digadang-gadang bergenre thriller action, direncanakan akan tersaji dalam bentuk visual animasi.

Tentu saja hal ini menandai kemajuan luar biasa dalam industri perfilman Indonesia.

Baca Juga: Netizen Soroti Tanggapan Feni Rose Mengenai Penampilan Syahrini di Ajang Cannes Film Festival 2025: Takut Diserang Yaa...

Angga Sasongko yang dikenal sebagai produser dengan ide gila, berani mengambil resiko demi menghadirkan pilihan suasana film berbeda untuk masyarakat.

Founder sekaligus CEO Visinema ini, begitu antusias menggarap film animasi karena menggali lebih dalam sisi lain dirinya sebagai seorang story teller.

"Sudah saatnya untuk menyutradarai sebuah film yang dapat membangkitkan insting terdalam saya sebagai seorang pendongeng,” katanya dikutip dari Variety.

Baca Juga: Debut Syahrini di Cannes Film Festival 2025, Istri Reino Barack ini Beri Kode Soal Karier, Bakal Rilis Lagu Baru?

Lebih lanjut ia juga menjelaskan rasa bahagianya terhadap kesuksesan Jumbo turut menjadi penyemangat dirinya menggodok proyek animasi.

"Kini transformasi Visinema sudah berjalan dengan baik dan ‘Jumbo’ telah melampaui targetnya, saya kembali ke kursi sutradara dengan sesuatu yang lebih ambisius: sebuah film laga yang terasa nyata, emosional, dan berakar pada kisah-kisah lokal yang nyata”, imbuhnya.

Ratu Malaka mengangkat kekayaan budaya lokal yang melekat di dua negara yaitu Indonesia dan Malaysia.

Baca Juga: Film Komedi Cocote Tonggo Tayang di Bioskop, Gus Iqdam Tampil Spesial Bareng Ayushita dan Rizky Bilar: Tapi Keluarnya...

Mengingat kondisi geografis selat malaka di antara kedua negara tersebut, situasi geopolitik juga menjadi bagian dalam plot film animasi ini.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X