SketsaNusantara.id - Proyek baru Angga Sasongko dengan judul Queen of Malacca resmi diumumkan dalam Festival Film Cannes 2025.
Film yang digadang-gadang bergenre thriller action, direncanakan akan tersaji dalam bentuk visual animasi.
Tentu saja hal ini menandai kemajuan luar biasa dalam industri perfilman Indonesia.
Angga Sasongko yang dikenal sebagai produser dengan ide gila, berani mengambil resiko demi menghadirkan pilihan suasana film berbeda untuk masyarakat.
Founder sekaligus CEO Visinema ini, begitu antusias menggarap film animasi karena menggali lebih dalam sisi lain dirinya sebagai seorang story teller.
"Sudah saatnya untuk menyutradarai sebuah film yang dapat membangkitkan insting terdalam saya sebagai seorang pendongeng,” katanya dikutip dari Variety.
Lebih lanjut ia juga menjelaskan rasa bahagianya terhadap kesuksesan Jumbo turut menjadi penyemangat dirinya menggodok proyek animasi.
"Kini transformasi Visinema sudah berjalan dengan baik dan ‘Jumbo’ telah melampaui targetnya, saya kembali ke kursi sutradara dengan sesuatu yang lebih ambisius: sebuah film laga yang terasa nyata, emosional, dan berakar pada kisah-kisah lokal yang nyata”, imbuhnya.
Ratu Malaka mengangkat kekayaan budaya lokal yang melekat di dua negara yaitu Indonesia dan Malaysia.
Mengingat kondisi geografis selat malaka di antara kedua negara tersebut, situasi geopolitik juga menjadi bagian dalam plot film animasi ini.
Artikel Terkait
Keren! Inilah 8 Film Indonesia dan Komik Karya Anak Bangsa yang Bersinar di Cannes Film Festival 2025: Ada Jumbo hingga Film Garapan Iko Uwais
Jangan Lewatkan, 6 Film Horor Indonesia yang Siap Bikin Jerit Penonton di Bioskop Sepanjang Bulan Mei 2025!
Syahrini Curi Perhatian Tampil Glamor di Cannes Film Festival 2025, Bangga Tenteng Tas Brand Lokal Indonesia, Harganya Bikin Geleng-Geleng Kepala
Film Horor Ternama The Conjuring Rilis Trailer Jelang Tayang di Tahun 2025, Bagaimana Kisahnya?
Kalah Tinggi, Tissa Biani Unggah Potret Dulu VS Sekarang Bersama Bima Azriel, Jadi Pasangan di Film Terbaru 'Mungkin Kita Perlu Waktu'