SketsaNusantara.id- Pernah mendengar kuliner dengan sebutan sego sadukan? Kuliner khas Jawa Timur ini eksis di wilayah Barat.
Sejatinya kuliner ini merupakan makanan khas Jombang yang tampilannya mirip dengan nasi kucing.
Biasanya disuguhkan berbagai macam lauk. Namun salah satu warung di Surabaya ini justru menyuguhkan sajian yang paling beda.
Karena sego sadukan di sini malah disajikan dengan porsi yang cukup mengenyangkan. Tentu disandingkan dengan berbagai macam lauk.
Ada beragam lauk khas Jawa Timuran di sini. Seperti pecel, lodeh, rawon, kare, dan masih banyak lagi.
Satu porsi nasi pecel misalnya. Di dalamnya sudah ada seporsi nasi, telur, mie kuning, tahu dan peyek.
Tentunya disiram dengan bumbu pecel yang rasanya medhok. Jangan kaget, satu porsi sajian tersebut hanya dibandrol dengan harga Rp 7.000 saja.
Melansir dari Instagram @aslisuroboyo, warung Sego Sadukan ini berlokasi di Jalan Teratai, Surabaya.
Sudah ada sejak tahun 1960. Sampai saat ini sudah dikelola oleh generasi kedua. Bahkan masih menjadi favorit semua kalangan meski bersaing dengan kuliner kekinian.
Warung ini buka selama 24 jam, tak heran maka selalu ramai. Salah satu buktinya adalah sehari bisa menghabiskan sekitar satu kuintal beras.
Tentu yang menikmati makanan di warung ini bukan hanya orang-orang tua. Namun justru digandrungi oleh anak muda.
Artikel Terkait
Bebek Carok Bukan Satu-satunya, Ini 3 Bisnis Kuliner Artis yang Digawangi King Abdi, Adem Ayem!
Ada Sejak 1987! Inilah Tahu Gimbal Puspogiwang Semarang Jawa Tengah, Kuliner Legendaris dengan Rasa Autentik
Siapa Raminten? Sejarah dan Asal Usul Karakter Legendaris di Yogyakarta, Inspirasi Usaha Kuliner Hamzah Sulaiman The House of Raminten
Sejak 1958! Kuliner Legendaris di Surabaya, Ini Kedai Bakwan Terlaris dan Terenak, Per Hari Bisa Bikin Ratusan Biji Sajian untuk Para Pelanggan Setia
Setelah ke Bareskrim Polri, Rayen Pono Laporkan Ahmad Dhani ke MKD DPR, Netizen: ADP Nggak Belajar dari Kasusnya di Surabaya
Pencinta Ikan Asin Aja Bisa Nongkrong di Sini! Cafe Ini Digadang-Gadang Paling Unik di Surabaya, Sajian Kuliner Tradisional Pakai Cara Tempo Dulu