SketsaNusantara.id - Nama Salma Rahmatika Abigail atau akrab disapa Ning Salma, tengah jadi bahan pergunjingan di media sosial khususnya platform X.
Bermula dari curhatan salah satu netizen yang mengungkap istri Gus Ivan itu kedapatan mempromosikan produk skincare yang disebut berasal dari Yaman, yakni krim Tarim.
Padahal, sejumlah kontroversi mencuat seiring viralnya krim Tarim yang diklaim mampu mencerahkan, memutihkan, menyehatkan wajah hingga menghilangkan flek hitam dalam waktu singkat.
Mulai dari tidak adanya izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) hingga tidak adanya hasil laboratorium.
“Influencer Ning Salma dari Tebuireng, dia promosiin dan jual ‘krim Tarim’,” tulis netizen dikutip SketsaNusantara.id dari akun X @tanyakanrl pada Selasa, 7 Januari 2025.
“Dan sudah terbukti kalo krim ini nggak aman dan belum BPOM, tapi masih banyak yang denial dan masih aja banyak yang beli dibodohi dengan narasi berkah. Ning nongnya cuci tangan, IG-nya deact,” tulis curhatan netizen.
Sementara itu lewat akun TikTok-nya, @salvann31, Ning Salma blak-blakan menyebut berbagai manfaat dari krim Tarim yang dijualnya.
“Krim Tarim ini bener-bener bagus, dan sudah ada bukti nyata 90 persen cocok pake krim Tarim ini,” kata Ning Salma.
Alih-alih menginformasikan kejelasan izin BPOM maupun hasil laboratorium dari krim Tarim, Ning Salma malah menjabarkan manfaat lainnya dari krim Tarim.
“Yang ketiga, krim Tarim ini bisa menjadi dua manfaat, yaitu two in one, bisa digunakan untuk wajah dan badan, dan menggunakan bahan-bahan alami, tanpa adanya merkuri dan bebas bahan kimia,” sambung Ning Salma.
Bahkan ia pun mewanti-wanti publik agar tidak tertipu membeli krim Tarim abal-abal yang kini banyak beredar.