SketsaNusantara.id - Anies Baswedan angkat bicara soal penetapan Tom Lembong sebagai tersangka dugaan korupsi di Kementerian Perdagangan.
Belakangan ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut bahwa Tom Lembong telah menyalahgunakan kewenangannya terkait impor gula saat menjabat menjadi Menteri Perdagangan (Mendag) pada tahun 2015.
Kejagung menjelaskan bahwa Tom Lembong telah memberikan izin impor selain pada perusahaan BUMN, tanpa izin instansi dan rekomendasi Kementerian Perindustrian hingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 400 miliar.
Kasus korupsi yang menyeret nama Tom Lembong ini pun mengejutkan banyak pihak, termasuk Anies Baswedan.
Sebagaimana diketahui, Tom Lembong pernah jadi juru bicara pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024 lalu.
Melalui akun Twitternya, Anies Baswedan memberikan dukungan untuk Tom Lembong dan menyampaikan harapannya terkait kasus yang menjerat teman baiknya.
"Terkait penetapan Tom Lembong sebagai tersangka, kabar ini sangat mengejutkan. Walau begitu kami tahu proses hukum tetap harus dihormati," tulis Anies Baswedan dikutip SketsaNusantara.id dalam cuitan akun Twitter @aniesbaswedan sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari postingan yang diunggah pada hari Rabu, 30 Oktober 2024.
"Kami tetap akan memberikan dukungan moral dan dukungan lain yang dimungkinkan untuk Tom, dan kami percaya aparat penegak hukum dan peradilan akan menjalankan proses secara transparan dan adil," imbuhnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta yang akrab dipanggil Abah itu berharap aparat penegak hukum mampu membuktikan Indonesia sebagai negara berdasarkan hukum yang tak terpengaruh kekuasaan dan bersifat adil untuk semua.
"Kami tentu berharap negeri ini bisa membuktikan apa yang tertulis dalam UUD 1945 yaitu 'Negara Indonesia adalah negara berdasarkan hukum (Rechtsstaat), bukan negara berdasarkan kekuasaan belaka (Machtstaat)," tuturnya.
Terakhir, Anies menyampaikan pesan dan dukungan yang tulus untuk Tom Lembong agar bisa melewati semua proses peradilan dengan baik.