Selanjutnya, postur anggaran yang ada di tahun 2026 ini juga diperuntukan pembenahan infrastruktur yang kerap menjadi persoalan di tengah masyarakat.
"Kebijakan ini diambil guna merespons pemotongan sebagian dana transfer daerah yang berdampak pada rusaknya akses jalan di desa," terangnya.
Gus Fawait menjelaskan, seluruh masukan masyarakat yang diserap melalui program kunjungan 'Bunga Desaku' maupun kegiatan reses para anggota DPRD akan ditindaklanjuti secara konkret.
"Infrastruktur pedesaan baik itu jalan, lampu, irigasi, dan lain sebagainya akan kita bantu perbaikannya. Itu bermanfaat bukan cuma untuk masalah ekonomi, tetapi juga untuk keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di desa," tegasnya.
Selain itu, Bupati Gus Fawait menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Republik Indonesia atas perhatian pusat terhadap potensi ekonomi daerah melalui pemberian dana transfer khusus yakni, Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp223 miliar.
Rincian alokasi dana transfer tersebut akan dibeberkan secara rinci ke publik, setelah seluruh dokumen resminya diterima secara final oleh Pemkab Jember.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI