SketsaNusantara.id - Perhatian Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang terkait keamanan diperhatikan secara serius.
Hampir 3.600 personel dari berbagai unsur telah disiapkan untuk mengamankan rangkaian kegiatan yang berlangsung selama 5 hari di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas tersebut.
Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq mengatakan, pengamanan melibatkan unsur internal panitia, kepolisian, Banser, Satkornas hingga Pagar Nusa.
"Dari internal kami ada SIGAP Santri. Untuk pengamanan di venue-venue ada 589 personel. Kemudian dari kepolisian di ring luar sekitar 640 personel yang sudah kami koordinasikan," ucap Gus Rozaq, Rabu 19 Agustus 2026.
Banser bersama Satkornas, ungkapnya, menyiagakan sekitar 1.400 personel setiap hari. Sementara Pagar Nusa mengerahkan sekitar 1.045 anggota yang ditempatkan di ring pengamanan 1, 2, dan 3.
Dimungkinkan, jumlah personel akan terus bertambah. Gus Rozaq mengaku terus berkomunikasi dengan berbagai pihak yang menyatakan siap untuk membantu pengamanan. Hingga Selasa 18 Agutus 2026, total personel pengamanan yang telah terdata mendekati angka 3.600 orang.
Dijelaskan, pola pengamanan telah dibagi berdasarkan ring. Sesuai arahan PBNU, pengamanan ring 1 sepenuhnya menjadi tanggung jawab tim internal Panlok.
Ring 1 mencakup radius sekitar satu kilometer dari titik nol Muktamar yang berada di Kantor Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Area tersebut termasuk sejumlah venue persidangan, seperti lokasi Bahtsul Masail.
Baca Juga: Muhammadiyah Jombang Siapkan Kokam, Bakso-Kopi Gratis hingga Layanan Kesehatan di Muktamar ke-35 NU
"Untuk ring 1, sesuai arahan PBNU, diserahkan kepada tim internal Panitia Lokal," ujarnya melanjutkan.
Selain pengamanan di titik utama, Banser juga telah menyiapkan 34 pos. Sementara tim SIGAP Santri ditempatkan di sejumlah titik luar, termasuk pos-pos pengamanan, tower, serta venue persidangan lain di luar sidang utama.
Tim SIGAP juga akan diterjunkan untuk mengamankan sejumlah persidangan seperti komisi organisasi, rekomendasi dan program.
Pengamanan tersebut diperkirakan akan menghadapi tantangan lebih besar ketika arus kedatangan peserta dan masyarakat mulai meningkat. Terlebih, pembukaan bazar Muktamar di hari ini, Kamis 20 Agustus 2026.