news

Jember Kian Gemilang: Sinergi Pemkab, OJK, dan BI Pacu Ekspansi Kredit Usai Ekonomi Tumbuh 6,38 Persen

Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:30 WIB
Pemkab Jember, OJK, dan BI saat menggelar konsolidasi bersama dengan pimpinan perbankan.

 

SketsaNusantara.id — Pemerintah Kabupaten Jember terus melangkah mantap dalam memperkuat perekonomian daerah.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui konsolidasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta seluruh jajaran pimpinan perbankan.

Baik Himbara, BPD, maupun swasta. Tujuannya, guna menyelaraskan fokus pembangunan ekonomi daerah.

Baca Juga: Antea Turk Umur Berapa? Cicit Keponakan WR Soepratman Curi Perhatian Usai Nyanyikan Lagu Indonesia Raya dengan Lirik Aslinya hingga Tampil di Istana

​Diskusi yang berlangsung di Kantor OJK Jember pada Selasa (18/6/2026) tersebut menjadi ajang penting untuk mempererat kolaborasi.

Kepala OJK Jember, Aris Biduman, menggarisbawahi pentingnya kesamaan visi antara otoritas keuangan dan pemerintah daerah. 

Selain mendorong performa perbankan, pertemuan ini dirancang untuk memastikan penyaluran dana industri perbankan tepat sasaran dalam menopang program kesejahteraan warga.

Baca Juga: Gerak Cepat, Polisi Tangkap 21 Orang Diduga Hendak Menyusup Ikut Aksi Demo Mahasiswa di Jakarta, Sejumlah Barang Bukti Berbahaya Berhasil Diamankan

​Momentum ini disambut hangat oleh Bupati Jember, Gus Fawait. Ia memberikan apresiasi atas prakarsa OJK dan BI yang responsif terhadap tren positif makroekonomi Jember.

Pasalnya, pada kuartal pertama 2026, laju pertumbuhan ekonomi Jember melonjak hingga 6,38 persen yang menjadi pencapaian tertinggi di seluruh area Sekarkijang.

​Gus Fawait menegaskan bahwa percepatan ekonomi tidak bisa hanya mengandalkan APBD maupun APBN.

Baca Juga: Pasca HUT ke-81 RI, Mahasiswa BEM UI Demo Sampaikan 8 Tuntutan Ini dalam Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Bundaran HI Jakarta

Pengoptimalan Dana Pihak Ketiga (DPK), yang posisinya di Jember mendominasi kawasan Sekarkijang, harus diimbangi dengan penyaluran kredit produktif serta investasi secara agresif di paruh kedua tahun ini.

Halaman:

Tags

Terkini